Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Ingin Gandakan Volume Perdagangan dengan Indonesia

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Ingin Gandakan Volume Perdagangan dengan Indonesia Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Wakil Duta Besar Korea untuk Indonesia Park Soo-deok berbicara di sela-sela Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia-Korea yang digelar di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Jakarta - Wakil Duta Besar Korea untuk Indonesia Park Soo-deok mengatakan negaranya ingin menggandakan volume perdagangan dengan Indonesia di masa mendatang.

"Korea ingin berinvestasi lebih banyak di Indonesia, dan kami ingin menggandakan volume perdagangan," katanya di sela-sela Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia-Korea yang digelar di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa volume perdagangan antara Indonesia dan Korea saat ini mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS (sekitar Rp308,2 triliun). Ke depan, ia berharap volume perdagangan tersebut dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat.

Terkait hubungan bilateral antara kedua negara, ia mengatakan bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki kemitraan strategis khusus dengan Korea.

Itu berarti bahwa Korea menganggap Indonesia sebagai mitra yang sangat penting sehingga mereka berharap dapat menjalin hubungan yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Dalam upaya meningkatkan volume perdagangan kedua negara, Park Soo-deok menyebutkan beberapa sektor yang ingin ia tingkatkan investasinya di Indonesia, antara lain dalam pembuatan baja, mobil listrik, dan industri petrokimia dan juga pada layanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Pusat Kerja Sama Bisnis Indonesia-Korea Lee Hyoyon menyampaikan beberapa investasi Korea di Indonesia yang diproyeksikan akan meningkat, antara lain transfer kredit karbon, dan sektor keuangan.

"Saat ini transfer kredit karbon ini memang masih belum dapat dilakukan. Namun, pemerintah berusaha menyelesaikan masalah ini," katanya.

Sementara, investasi di sektor keuangan seperti perbankan, asuransi dan layanan terkait digitalisasi juga diperkirakan akan terus berlanjut.

"Karakteristik utama investasi Korea-Indonesia adalah investasi dilakukan secara bersamaan di berbagai bidang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan Korea mengakui Indonesia sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi, dan hal ini merupakan hal yang sangat positif bagi kerja sama antara kedua negara," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.