Warga Diminta Mewaspadai Potensi Gempa Megathrust

Selasa, 27 Agu 2024, 18:46 WIB

Mukomuko - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta warga agar mewaspadai gempa bumi Megatrust yang berpotensi terjadi di daerah ini.

"Dengan adanya informasi dari BMKG, seharusnya warga waspada. Kalau memang terjadi tentu warga ada persiapan," kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Ahmad Hidayat Syah di Mukomuko, Selasa.

Ket. Foto: Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Ahmad Hidayat Syah, Selasa (27/8/2024). — Sumber: ANTARA/Ferri

Ia mengatakan hal itu terkait dengan informasi BMKG perihal potensi terjadinya gempa Megatrust dengan magnitudo 8,7 di Mentawai dan Selat Sunda.

Ia mengatakan kalau memang terjadi tentu ada persiapan seperti dokumen penting dan pakaian dimasukkan dalam tas agar tinggal dibawa ketika terjadi gempa bumi.

Ia menambahkan kemungkinan sudah ada sejumlah warga setempat yang melakukan persiapan itu, dan memasukkan dokumen penting dan pakaian dalam tas agar tinggal dibawa ketika terjadi gempa bumi.

"Kami minta warga waspada dengan adanya informasi ini karena kita tidak tahu kapan terjadi gempa bumi tersebut," ujarnya.

Terkait dengan gempa bumi Megatrust itu, katanya, berdasarkan penelitian para ahli, bukan lagi prediksi tetapi potensi, maka sikapi dengan serius karena waktu terjadinya tidak bisa diprediksi.

Ia mengatakan yang penting juga bagi warga mengetahui di mana jalur evakuasi terdekat apabila terjadi gempa bumi disusul dengan tsunami.

Pemerintah daerah sudah menyiapkan beberapa titik tempat evakuasi warga ketika terjadi gempa bumi disusul tsunami.

Ia mengatakan tugas BPBD saat ini terus memantau informasi dari BMKG lalu diteruskan kepada warga melalui kepala desa dan camat di daerah ini.

Selain itu, BPBD juga telah menyiapkan berbagai peralatan penanggulangan bencana salah satunya tenda untuk tempat pengungsian.

Kalau kantong mayat, katanya, BPBD ada stok lama sebanyak ratusan kantong.

Pemerintah daerah saat ini sedang menyusun dokumen rencana kontinjensi sebagai pedoman dalam penanganan darurat bencana alam gempa bumi dan tsunami dengan cepat dan tepat di daerah ini.

Dokumen rencana kontinjensi ini, katanya, sebagai dasar dalam memobilisasi berbagai sumber daya pemangku kepentingan yang ada di daerah ini.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.