Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cak Imin Tegaskan Ganggu PKB Berarti Ganggu Konstitusi Negara

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cak Imin Tegaskan Ganggu PKB Berarti Ganggu Konstitusi Negara Doc: antarafoto
Ket. Muktamar PKB di Badung, Bali

BADUNG - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan siapa pun yang mengganggu partainya berarti telah mengganggu konstitusi negara.

Hal ini disampaikan saat menutup Muktamar PKB 2024 sekaligus merespons kejadian unjuk rasa ratusan massa yang ingin membubarkan kongres tersebut.

"PKB adalah kekuatan yang dijaga oleh konstitusi negara, yang mengganggu PKB berarti mengganggu konstitusi Indonesia, yang merusak independensi PKB berhadapan dengan institusi negara," kata dia di Kabupaten Badung, Minggu (25/8).

Cak Imin menegaskan bahwa PKB adalah pilar bangsa, menjadi partai Islam terbesar di parlemen, yang tanpa kekuatannya dinilai belum tentu negara dapat kokoh dan bersatu seperti saat ini.

Untuk itu apabila ingin demokrasi dan keutuhan NKRI terjaga, maka menurut dia tokoh-tokoh bangsa perlu memperkuat dan melestarikan PKB pula.

"Karena itu harapan kami mari kita saling jaga negara ini, mari kita jaga republik ini, mari kita saling menghormati, saling menghargai, mari kita berdiri tegak di atas konstitusi bukan di atas nafsu-nafsu politik," ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI itu juga menegaskan bahwa demokrasi adalah nafas sebuah bangsa, ia tak ingin demokrasi di lembaganya bergeser menjadi demokrasi jalanan.

Jika pergeseran tersebut terjadi maka pembangunan tidak akan pernah ada, sehingga sebagai negara demokrasi menurut dua wajib lembaga itu tumbuh tanpa gangguan sesuai konstitusi dan ada aturan yang ada.

Meski sempat muncul gangguan di area sekitar kongres, Cak Imin yang terpilih kembali sebagai ketua umum bersyukur Muktamar PKB 2024 berjalan dengan baik sejak 24-25 Agustus ini.

Ia berterima kasih kepada institusi negara dari kementerian hingga aparat keamanan yang membantu melancarkan kegiatan yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center itu.

"Pak Kapolri dan Kapolda Bali, seluruh aparat kepolisian sejak tiga hari ini kami repotkan menjaga keamanan dan kesuksesan proses muktamar hingga berlangsung dengan baik, insyaallah kerja keras pasukan-pasukan pengaman dari kepolisian menjadi amal baik untuk NKRI tetap tegak berdiri," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Vortex Tech, Teknologi Pemadaman Api dengan Gelombang Suara

Vortex Tech, Teknologi Pemadaman Api dengan Gelombang Suara

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.