Materi Perubahan Iklim di Kurikulum Merdeka untuk Memantik Aksi Nyata Siswa

Rabu, 21 Agu 2024, 00:19 WIB

Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengintegrasikan materi tentang perubahan iklim dalam kurikulum merdeka untuk memantik aksi nyata siswa agar bergerak secara kolektif mengatasi permasalahan lingkungan.

Ketua Tim Kerja Kurikulum, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek Nur Rofika Ayu Shinta Amali dalam diskusi yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Selasa, menyampaikan pentingnya memberi pemahaman secara holistik kepada siswa bahwa isu lingkungan juga terkait dengan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan peradaban manusia.

"Selama ini perubahan iklim hanya dianggap isu saintifik, yang kaitannya hanya dengan IPA saja. Kita membangun pemahaman di dalam kurikulum merdeka secara lebih holistik, dengan harapan di akhir mereka dapat berbagi melakukan aksi kolektif sehingga bisa melakukan perubahan secara sistemik sebagai warga negara," katanya.

Rofika menegaskan apabila guru dan siswa telah memahami materi tentang perubahan iklim secara holistik, maka mereka akan terdorong untuk melakukan perubahan secara kolektif.

"Jadi yang kita dorong adalah siswa dan para pemangku kepentingan di sekolah untuk memahami secara utuh apa itu perubahan iklim. Kita mendorong mereka melakukan aksi nyata untuk mengubah kebiasaan sesuai dengan mitigasi, adaptasi, dan perilaku rendah karbon," paparnya.

Ia mengemukakan integrasi materi perubahan iklim dalam kurikulum merdeka tersebut tidak berupa beban, mata pelajaran, atau materi terpisah, tetapi memasukkan materi ke dalam proses pembelajaran yang memang sudah ada sebelumnya.

"Kurikulum intrakurikuler yang kita integrasikan ke dalam capaian pembelajaran tentang iklim itu di mata pelajaran yang relevan seperti IPA, Biologi, Geografi, dan mata pelajaran lainnya," ucapnya.

Sedangkan untuk kokurikuler, lanjut dia, yakni dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang dalam penyampaiannya dikemas dalam tema-tema.

"Ada satu tema yang sangat relevan dengan isu lingkungan yaitu gaya hidup berkelanjutan. Itu akan kita dorong di semua sekolah yang telah menggunakan kurikulum merdeka," ujar dia.

Selain itu, Kemendikbudristek juga mengintegrasikan materi tentang iklim ke dalam ekstrakurikuler seperti pramuka melalui penghargaan kalpataru.

"Kemudian, melalui budaya sekolah. Saat ini jumlah sekolah adiwiyata yang menjadi program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di seluruh Indonesia sudah cukup tinggi, maka kita integrasikan ke budaya sekolah dan mendorong sekolah adiwiyata sebagaichampiondi lapangan untuk pendidikan perubahan iklim," tuturnya.

Dengan demikian, ia menegaskan pentingnya pendidikan perubahan iklim yang dimulai dari transformasi capaian pembelajaran, pendidik yang kompeten, dengan tujuan penting untuk membawa pada aksi kolektif berupa kepedulian untuk menyelamatkan lingkungan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.