Unik, Panjat Pinang dari Atas ke Bawah

Senin, 19 Agu 2024, 01:36 WIB

Selalu kreatif. Itulah yang dapat ditemui kegiatan masyarakat dalam memeriahkan HUT Kerdekaan Indonesia. Kali ini, misalnya, ada panjat pinang di dalam air. Unik bukan hanya manjat di dalam air. Tapi kalau biasanya manjat dari bawah, ini dari atas.

Jakarta Aquarium & Taman Safari menggelar lomba panjat pinang bawah air untuk merayakan HUT ke-79 RI di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. "Peserta memanjat tiang dari permukaan menuju dasar akuarium yang penuh dengan ikan termasuk hiu," kata Senior Vice President Marketing Taman Safari Indonesia Group, Alexander Zulkarnain kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.

Ket. Foto: Jakarta Aquarium & Taman Safari di Grogol Petamburan, Jakarta Barat menggelar lomba panjat pinang bawah air untuk merayakan HUT ke-79 RI, Sabtu (17/8). — Sumber: ANTARA/Risky Syukur

Ia menegaskan, lomba panjat pinang bawah air dalam akuarium itu untuk pertama kalinya diadakan di Indonesia. "Bukan hanya sesuatu yang pertama, terus yang paling seru, terutama adalah kearifan lokalnya. Yang dekat sama Indonesia itu apa? Panjat pinang, bukan panjat sosial. Panjat pinang itu paling dekat dan ditunggu-tunggu saat 17 Agustus," katanya.

Panjat Pinang, kata Alexander, merupakan refleksi tentang perjuangan hidup. Panjat pinang itu salah satu bentuk refleksi bahwa hidup itu tak mudah. (Konsep aslinya) Itu kan naik ke atas, licin dan perlu kerja sama dan itu yang dilakukan. Ini filosofinya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, terdapat tiga peserta lomba yang berasal dari tiga daerah. Peserta pertama berasal dari Makassar, peserta kedua dari Ternate dan peserta ketiga dari Yogyakarta.

Secara bergantian, mereka berusaha menuruni tiang untuk mendapatkan hadiah di dasar pinang, namun selalu gagal lantaran kehabisan nafas. Imbasnya para peserta pun tampak mulai bekerja sama untuk mendapatkan hadiah utama berupa satu unit televisi.

Tampak dari permukaan peserta pertama merangkak di tiang. Kemudian diikuti oleh peserta kedua dan ketiga dengan saling berpegangan. Peserta pertama pun kemudian berhasil mendapatkan hadiah utama berupa satu unit televisi tersebut.

"Kalau kita mengerjakannya sendiri kayak gini, hasilnya tak maksimal. Kalau kita kerja sama, Indonesia gotong-royong melakukan sesuatu, kerja sama, pasti bisa," katanya. Bahkan, tambahnya, termasuk hal yang paling susah dan tak terpikirkan sebelumnya, juga bisa.

Lomba panjat pinang bawah air tersebut dilakukan dengan kondisi kolam terdapat 200 sampai 300 jenis ikan dan empat jenis di antaranya adalah ikan hiu. Suasana menjadi tegang, ketika ikan hiu mendekati para peserta dan para pemandu acara panjat pinang bawah air tersebut.

Adapun di balik tiang panjat lomba itu, terdapat bendera merah putih berukuran 30 meter persegi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.