- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mahasiswa Bangladesh Renca...
Mahasiswa Bangladesh Rencanakan Partai Baru
Senin, 19 Agu 2024, 02:15 WIBDHAKA - Para demonstran mahasiswa yang menggulingkan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada akhir pekan lalu telah menolak seruan dari dua partai politik utama Bangladesh untuk mengadakan pemilihan umum secepatnya dan sedang mempertimbangkan untuk membentuk partai mereka sendiri untuk memperkuat reformasi, menurut wawancara dengan empat pemimpin aksi protes.
Hal ini terjadi hingga Juni, ketika segelintir mahasiswa mulai mengorganisir demonstrasi menentang undang-undang yang mewajibkan kuota pekerjaan di pemerintahan untuk segmen masyarakat tertentu. Dalam beberapa pekan, pemerintahan Hasina tersapu oleh kemarahan rakyat atas kebrutalan tindakan kerasnya terhadap pengunjuk rasa antikuota.
"Para pemimpin mahasiswa sedang mendiskusikan pembentukan partai politik untuk mengakhiri duopoli," kata Mahfuj Alam, yang mengetuai sebuah komite yang bertugas menjadi penghubung antara pemerintah dan kelompok sosial seperti guru dan aktivis. "Masyarakat sudah bosan dengan kedua parpol tersebut. Mereka percaya pada kami," imbuh dia.
Sejauh ini, para pemimpin mahasiswa di pemerintahan sementara belum merinci kebijakan apa yang ingin mereka ambil, selain melakukan perubahan besar kelembagaan untuk menghindari pemerintahan otoriter. SB/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kawasaki Bukit Sempana di Kaki Gunung Rinjani Terbakar
-
Daur ulang kursi roda di Bali
-
Peningkatan Ekspor Dimulai dari Penguatan SDM dan IKM
-
Polda NTB Bongkar Praktik Beras Tak Sesuai Label, Satgas 2026 Turun Tangan
-
Bazar Ramadhan Menjadi Ruang Strategis untuk Menggerakkan Ekonomi
-
Hujan Deras Picu Banjir, 35 RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta Terendam
-
KKP: Penyaluran BBM Solar Rp15.000 per Liter bagi Nelayan, Begini Skema & Mekanismenya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.