Keren Kalau Bisa Diwujudkan, Pemprov Sulbar Targetkan Pendapatan Petani Rp15 Juta
Senin, 19 Agu 2024, 00:15 WIBMamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menargetkan pendapatan masyarakat, khususnya petani dapat meningkat mencapai Rp15 juta per bulan dengan program menanam tanaman produktif yang dicanangkan pemerintah.
"Pemprov Sulbar terus menggencarkan penanaman pohon tanaman produktif, selain untuk penghijauan mengantisipasi bencana banjir dan longsor, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani," kata Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, tanaman produktif seperti pisang, sukun, durian, kakao kopi, maupun tanaman hortikultura dan lainnya, diprogramkan untuk ditanam Pemprov Sulbar, karena akan menjanjikan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
"Pemprov Sulbar mentargetkan pendapatan petani mampu mencapai Rp15 juta per bulan, dengan memanfaatkan bantuan bibit pohon tanaman produktif dari Pemprov Sulbar, dan itu optimis dapat dicapai," katanya.
Menurut dia, Pemprov Sulbar telah bekerja sama dengan perbankan Sulbar yang menyiapkan kredit usaha rakyat (KUR) sekitar Rp3,3 triliun untuk digunakan petani sebagai modal usaha dalam rangka mengembangkan usaha pertaniannya.
Ia mengatakan, luas Sulbar yang mencapai 16.878 kilometer persegi memiliki potensi perkebunan pertanian yang masih sangat luas, ditunjang dengan kondisi alam dan tanah yang subur untuk bercocok tanam.
Selain itu, Sulbar juga memiliki sembilan sungai besar tersebar pada enam kabupaten, yang akan mampu mendukung pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, budi daya ikan air tawar dan industri untuk meningkatkan pendapatan petani dan kemajuan ekonomi daerah.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar akan mengarahkan APBD 2025 untuk bantuan yang berdampak langsung bagi masyarakat petani dan nelayan untuk meningkatkan pendapatan kesejahteraannya.
"APBD Sulbar 2025 akan dikelola maksimal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat petani dan nelayan dan tidak akan digunakan untuk program yang tidak berguna, agar target meningkatkan pendapatan masyarakat petani mampu dicapai, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, 211 KK Terpaksa Mengungsi! Warga Diminta Waspada
-
Bantu Korban Bencana NTT, Kemenimipas Galang Donasi Rp1,8 Miliar
-
Dukung Petani Lokal, Sri Lanka Kembangkan 'Drone' Pertanian
-
Setelah 1.120 Hektare Terdampak Karhutla Bromo Akhirnya Terkendali
-
Stok Beras Indonesia 5,1 Juta Ton, Aman untuk Kebutuhan Pangan dan Hadapi El Nino
-
Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta
-
KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen HUT RI, Cek Jadwal dan Cara Belinya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.