Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim PBB Akan Selidiki Kematian Ratusan Korban Selama Unjuk Rasa di Bangladesh

📅 Jumat, 16 Agu 2024, 04:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim PBB Akan Selidiki Kematian Ratusan Korban Selama Unjuk Rasa di Bangladesh Doc: ANTARA/Anadolu/www.aa.com.tr
Ket. ilustrasi unjuk rasa di Bangladesh.

Dhaka - Tim pencari fakta PBB akan mengunjungi Bangladesh pekan depan untuk menyelidiki ratusan kematian selama unjuk rasa besar-besaran yang dipimpin mahasiswa di Bangladesh, hingga memicu mundurnya perdana menteri negara itu.

Komisi penyelidikan independen akan didanai dan dipimpin oleh PBB, kata Koordinator Tetap PBB di Bangladesh Gwyn Lewis setelah pertemuan dengan penasihat kebijakan luar negeri Bangladesh di Dhaka pada Kamis.

Kerangka waktu dan rencana aksi akan segera diselesaikan, ujar Lewis.

Sebelumnya pada Rabu (14/8), Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk memberitahu pemimpin pemerintah transisi Bangladesh Muhammad Yunus bahwa penyelidikan yang dipimpin PBB akan segera diluncurkan untuk menyelidiki pembunuhan para pengunjuk rasa.

"Tim ahli PBB akan segera mengunjungi negara itu untuk melakukan penyelidikan," kata Turk seperti dikutip oleh kantor pers Yunus.

Selama melakukan panggilan telepon dengan Turk, Yunus meminta kerja sama PBB untuk membangun kembali negara itu dan membantunya menegakkan hak asasi manusia.

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Muhammad Yunus (84), minggu lalu ditunjuk untuk memimpin pemerintahan transisi beranggotakan 17 orang setelah Perdana Menteri Sheikh Hasina melarikan diri ke India karena tekanan protes antipemerintah selama berminggu-minggu.

Sejak pertengahan Juli hingga Hasina melarikan diri, unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil mengakibatkan sedikitnya 580 kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.