Kota Bogor Inisiasi Gerakan Bogor Bebas Kumuh

Minggu, 11 Agu 2024, 00:15 WIB

Kota Bogor - Dinas Perumahan dan Pemukiman (Kadisperumkim) Kota Bogor, Jawa Barat, menginisiasi program Gerakan Bogor Bebas Kumuh Strategi Akselerasi Pemukiman Indah, Sehat, Aman dan Nyaman (Gerobak Sae Pisan), dengan pilot project di Kampung Mantarena, Kelurahan Panaragan.

Kepala Disperumkim Kota Bogor Rr. Juniarti Estiningsih di Kota Bogor, Sabtu, mengatakan pihaknya selama ini sudah melakukan penanganan kawasan kumuh yang berfokus pada tujuh indikator.

Ket. Foto: (Kiri ke kanan) Kadisperumkim Kota Bogor Juniarti Estiningsih, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, Camat Bogor Tengah Teofilo Patrocinio Freitas di Kampung Mantarena, Kelurahan Panaragan. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Bogor

Esti menyebutkan, tujuh indikator tersebut ialah bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, proteksi kebakaran, dan pengelolaan persampahan.

"Di program Gerobak Sae Pisan ini kami menambah dua fokus, yaitu sosial ekonomi dan sosial pemberdayaan. Jadi, di dalam kawasan kumuh ini selain diperbaiki infrastrukturnya, kami perkuat juga dengan sosial ekonomi masyarakat, supaya bisa berdaya dan berpenghasilan," jelasnya.

Esti mengatakan, program ini menitikberatkan pada kolaborasi baik stakeholder internal Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, maupun eksternal. Stakeholder internal yang awalnya terlibat ialah Disperumkim, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dan Perumda Tirta Pakuan.

Namun, kata Esti, dengan penambahan dua fokus berupa ekonomi dan sosial pemberdayaan, maka seluruh dinas harus berperan serta. Mengingat permasalahan di kawasan kumuh tidak saja pada infrastruktur, namun erat kaitannya dengan sosial masyarakat.

"Kami turut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas UMKM, dan Diskominfo untuk menciptakan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat yang golnya, kawasan kumuh ini bisa menjadi kawasan tematik dan menjadi tempat wisata baru yang ikonik di Kota Bogor," kata Esti.

Ia menjelaskan, Gerobak Sae Pisan di Kampung Mantarena ini merupakan proyek percontohan penanganan kawasan kumuh pertama di Kota Bogor.

Menurutnya, Kampung Mantarena ini memiliki potensi sosial ekonomi dan sosial pemberdayaan yang memungkinkan untuk dibuat menjadi kampung tematik baru. Dengan konsep jajanan tepi sungai dan kafe-kafe cantik dengan memanfaatkan lahan atau ruang kosong yang ada.

"Minggu lalu kita sudah melakukan sosialisasi dan sejak Senin kemarin sudah masuk ke pengerjaan fisik. Setelah pengerjaan fisik selesai kawasan ini akan di-launchingpada akhir bulan Agustus," ucapnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.