Dosen Unika Atmajaya Kembangkan PLTB Berbentuk Kaktus
Sabtu, 10 Agu 2024, 10:09 WIBTANGERANG - Dosen Fakultas Teknik Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Ir. Tajuddin Nur berinovasi dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berbentuk kaktus untuk kampus yang berada di Serpong Tangerang.
Tajjudin mengatakan, inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Atma Jaya dalam mendukung keberlanjutan dan pengurangan dampak perubahan iklim.
"PLTB kaktus dirancang khusus untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi angin dalam bentuk hembusan angin di daerah dengan kecepatan angin yang tidak stabil," katanya, Sabtu (10/8).
Untuk memaksimalkan daya yang dihasilkan oleh pembangkit, maka PLTB di kampus Unika Atma Jaya dirancang terintegrasi dengan tiga set turbin serta generator magnet permanen sehingga menyerupai "pohon kaktus".
Bentuknya yang unik menyerupai kaktus, memungkinkan turbin untuk menangkap angin dari berbagai arah.
Selain itu, penggunaan material tertentu pada baling-baling turbin juga dapat meningkatkan efisiensi konversi energi angin menjadi listrik.
Dengan kondisi topografi di Unika Atma Jaya Kampus BSD, maka pembangunan PLTB dapat menjadi pilihan yang tepat.
Kampus BSD Unika Atma Jaya berada pada lokasi yang strategis, diapit oleh dataran tinggi dan rendah sehingga menciptakan kondisi ideal untuk pemanfaatan angin secara konsisten.
"Dengan inovasi ini, diharapkan PLTB dapat memenuhi kebutuhan listrik dalam lingkungan kampus dan memberikan kontribusi positif bagi penyediaan energi di daerah sekitarnya", kata dia.
Pengembangan PLTB kaktus oleh Unika Atma Jaya merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya menuju keberlanjutan lingkungan.
Dengan memanfaatkan angin sebagai sumber energi utama, dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan berkontribusi dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca.
Meskipun kecepatan angin bersifat dinamis, akan tetapi PLTB tersebut dapat beroperasi selama 24 jam sehari dan dapat menghasilkan listrik dalam kuantitas besar.
Dengan adanya suplai listrik yang melimpah, maka kampus dan daerah sekitarnya akan merasakan manfaat dari pasokan energi yang bersih dan berkelanjutan.
"Hal tersebut merupakan langkah nyata dari pengembangan teknologi yang diterapkan untuk mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan," katanya.
- pembangkit listrik
- PLTA
- Unika Atmajaya
- Perubahan Iklim
- Temuan
- Inovasi Keberlanjutan
- Keberlanjutan
- Tanaman Kaktus
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sultra Hari Ini
-
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare.
-
Harga Emas Ngulet Rp18.000
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
Metode Backfill Tailing Jadi Kunci Tambang Bawah Tanah Modern dan Ramah Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.