Badan Cuaca Jepang Ingatkan Risiko Gempa Bumi 'Besar' Meningkat

Sabtu, 10 Agu 2024, 05:47 WIB

Istambul - Kemungkinan terjadinya gempa bumi "besar" yang mengguncang Jepang telah "meningkat", kata badan cuaca negara tersebut.

Peringatan ini dikeluarkan setelah Jepang bagian barat daya diguncang gempa kuat berkekuatan 7,1 pada Kamis (8/8), sehingga memaksa Perdana Menteri Fumio Kishida membatalkan perjalanannya ke Asia Tengah pada Jumat.

Ket. Foto: Badan Cuaca Jepang memperingatkan kemungkinan meningkatnya kejadian gempa bumi "besar" menyusul gempa berkekuatan 7,1 pada Kamis (8/8/2024) di barat daya Pulau Honsyu, Jepang. — Sumber: Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr

Kyodo News yang berbasis di Tokyo, dengan mengutip pernyataan Badan Meteorologi Jepang, melaporkan guncangan gempa kuat itu adalah "peringatan pertama untuk daerah sekitar Palung Nankai" , yang membentang dari Jepang barat daya hingga Jepang tengah.

"Dalam skenario terburuk, gempa bumi dahsyat dapat mengguncang wilayah yang luas di Jepang -- dari wilayah Kanto yang berpusat di Tokyo hingga wilayah Kyushu di barat daya -- dan gelombang tsunami tinggi dapat melanda wilayah pesisir dari Kanto hingga Okinawa," kata badan tersebut.

Beberapa cedera dan kerusakan pada bangunan dilaporkan di Miyazaki dan dua provinsi tetangga setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut pada Kamis.

Sebelumnya pada hari Tahun Baru 2024 ini, Jepang dihantam oleh gempa bumi kuat berkekuatan 7,6 yang menewaskan 238 orang, sementara sedikitnya 19 orang masih hilang di Semenanjung Noto di Jepang tengah.

PM Kishida dijadwalkan terbang ke Astana untuk menjadi ketua bersama dalam KTT pertama dengan negara-negara Asia Tengah -- Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Setelah itu, ia akan terbang ke Mongolia untuk bertemu dengan Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh, serta Perdana Menteri Luvsannamsrai Oyun-Erdene.

Namun, program yang telah dijadwalkan itu ditunda akibat terjadinya gempa beberpa hari lalu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.