Pemenang Nobel M Yunus Dilantik Sebagai Kepala Pemerintahan Transisi Bangladesh

Jumat, 09 Agu 2024, 04:25 WIB

Dhaka - Pemenang Nobel Muhammad Yunus mengucapkan sumpah jabatan pada Kamis untuk memimpin pemerintahan transisi beranggotakan 17 orang di Bangladesh.

Hal ini terjadi setelah berminggu-minggu protes yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Liga Awami yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina.

Ket. Foto: Pemenang Nobel Muhammad Yunus mengucapkan sumpah jabatan pada Kamis (8/8) malam, untuk memimpin pemerintahan transisi beranggotakan 17 orang di Bangladesh. — Sumber: Antara//HO-Anadolu/www.aa.com.tr

Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin mengambil sumpah Yunus (84), dan 16 orang anggota timnya di kantor presiden di ibu kota Dhaka.

Jabatan kepala pemerintahan transisi Bangladesh secara resmi disebut "penasihat utama."

Sebagian besar anggota pemerintahan transisi adalah teknokrat.

Tim ini juga mencakup dua individu dari kelompok mahasiswa yang memimpin protes yang memaksa Hasina mengundurkan diri dan melarikan diri ke India pada Senin (5/8).

Enam belas penasihat tersebut adalah, mantan gubernur bank sentral Bangladesh, Saleh Uddin Ahmed; Brigadir Jenderal (purnawirawan) M Sakhawat Hossain, pengajar di Universitas Dhaka, Asif Nazrul; pembela hak asasi manusia, Adilur Rahman Khan; pengacara dan pegiat lingkungan, Syeda Rezwana Hasan.

Selanjutnya adalah, Hasan Arif, Touhid Hossain, Supradeep Chakma, Dr. Bidhan Ranjan Roy, pemimpin Partai Islami Andolan, AFM Khalid Hasan; wali amanah Grameen Telecom, Nurjahan Begum; Sharmeen Murshid, Farooqui Azam, aktivis hak-hak perempuan, Farida Akhtar; serta dua koordinator gerakan mahasiswa Md Nahid Islam dan Asif Mahmud Shojib Bhuiyan.

Kepala Angkatan Darat Jenderal Waker-uz-Zaman mengumumkan pembentukan pemerintahan transisi setelah PM Sheikh Hasina melarikan diri.

Yunus sedang berada di Prancis ketika pengumuman pemerintahan transisi itu dibuat. Ia kembali ke Bangladesh pada Kamis.

"Bangladesh telah memulai hari kemenangan yang baru. Kita harus melangkah maju. Kami berterima kasih kepada mereka yang melakukannya, mereka (mahasiswa) menyelamatkan negara," kata Yunus setelah mendarat di Dhaka.

Bangladesh telah menyaksikan protes mahasiswa besar-besaran sejak bulan Juli dengan menentang kuota pekerjaan di layanan sipil yang kontroversial, yang menyebabkan lebih dari 400 orang tewas.

Shahabuddin membubarkan parlemen pada Selasa (6/8), yang dipilih pada bulan Januari ketika Hasina menjadi perdana menteri untuk keempat kalinya.

Partai oposisi utama Bangladesh Nationalist Party (BNP) telah menuntut penyelenggaraan pemilu nasional dalam waktu tiga bulan ke depan untuk menyerahkan kekuasaan kepada perwakilan rakyat.

Ucapan Selamat Mengalir

Saat pemerintahan transisi dilantik, para pemimpin dari kawasan tersebut mengucapkan selamat kepada Yunus atas pengangkatannya.

Presiden Maladewa Mohamed Muizzu berharap agar rakyat Bangladesh mendapatkan persatuan, perdamaian, dan kemakmuran di bawah kepemimpinannya.

Perdana Menteri India Narendra Modi berharap agar "kondisi kembali normal dengan cepat, memastikan keselamatan dan perlindungan bagi umat Hindu dan semua komunitas minoritas lainnya."

"India tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Bangladesh untuk mewujudkan aspirasi bersama dari kedua rakyat kita untuk perdamaian, keamanan, dan pembangunan," tulisnya di X (sebelumnya Twitter).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.