Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Madiun Capai 100 Persen

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Madiun Capai 100 Persen Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Pemberian penghargaan UHC kepada 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih predikat UHC di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Madiun - Cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur hingga saat ini telah mencapai 100 persen dan berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage(UHC Awards) 2024.

"Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Madiun, sampai 1 Agustus 2024, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun telah mencapai 100 persen, di mana seluruh penduduknya telah terdaftar sebagai peserta JKN," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun Wahyu Dyah Puspitasari dalam keterangannya di Madiun, Kamis.

Tercapainya angka tersebut merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mendukung RPJMN 2020-2024, yaitu cakupan kepesertaan jaminan kesehatan penduduk Indonesia ditargetkan mencapai minimal 98 persen dari total penduduk pada tahun 2024.

Pihaknya sangat mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program JKN. Pencapaian UHC di Kota Madiun hingga berhasil meraih penghargaan menunjukkan komitmen pemkot dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya.

Sementara itu Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti dalam kegiatan UHC Awards mengatakan kegiatan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada program JKN dan mencapai cakupan UHC.

Ia menambahkan bahwa capaian UHC di berbagai daerah, termasuk Madiun, merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan," kata Ghufron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.