BMKG: Potensi Tsunami di Jepang Tidak Berdampak ke Indonesia
Kamis, 08 Agu 2024, 17:36 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi tsunami yang timbul setelah gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang Pulau Kyushu, Jepang, pada Kamis siang, tidak berdampak ke wilayah Indonesia.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa
gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo tersebut terjadi Kamis siang pukul 14:42 WIB.
Hasil analisis yang dilakukan BMKG gempa bumi tersebut berpotensi menimbulkan tsunami dengan ketinggian air kurang dari setengah meter (0,5 meter).
Namun, berdasarkan hasil permodelan sistemTsunami Observation and Simulation Terminal(TOAST) yang dilakukan oleh tim BMKG, tsunami tersebut hanya berpotensi mengancam di sekitar pusat gempa yakni sekitar Pulau Kyushu.
"Dan tidak berpotensi tsunami ke wilayah Indonesia," kata dia.
Dari laporan yang diterima oleh BMKG, kata dia, pusat gempa bumi itu berada di laut pada kedalaman 39 kilometer, dengan koordinat 31,77° Lintang Utara; 131,48° Bujur Timur dari Kepulauan Kyushu.
Gempa ini berjenis gempa dangkal yang diduga dipicu oleh adanya aktivitas subduksi Nankai Trough dengan mekanisme sesar naik atauthrust faultdi perairan setempat.
Kawasan Prefektur Miyazaki, Kyusu, Jepang menjadi daerah yang paling merasakan dampak getaran gempa dengan skala intensitas mencapai VI-VII MMI, dan berpotensi menimbulkan kerusakan cukup berarti pada bangunan di sekitarnya.
BMKG memastikan hasil analisa perkembangan gempa di Kyushu tersebut akan terus diinformasikan kepada masyarakat melalui akses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG. Masyarakat juga dapat datang langsung atau menghubungi kantor BMKG daerah masing-masing sehingga upaya kesiap siaga dapat ditingkatkan.
- BMKG
- tsunami
- Gempa Bumi
- Imbas Gempa Bumi
- Peringatan Tsunami
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
- berpotensi Tsunami
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Venezuela Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Dilanda Dua Gempa Dahsyat
-
Gempa Kembar M7,2 dan M7,5 Mengguncang Ibu Kota Venezuela, Warga Panik, Gedung-gedung Runtuh!
-
Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo
-
Di Thailand Open 2026, Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI
-
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
-
Polda Metro Jaya Dijabat Polisi Bintang Tiga sebagai Inovasi
-
Gempa Bumi M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Tidak Berpotensi Tsunami
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.