Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaringan Perdamaian Papua Kutuk Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Mimika

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 11:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaringan Perdamaian Papua Kutuk Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Mimika Doc: CNA/AP/Polri
Ket. Juru bicara Satgas Perdamaian Cartenz 2024 Bayu Suseno memegang foto pilot warga negara Selandia Baru Glen Malcolm Conning yang tewas dibunuh KKB di Mimika, Papua Tengah.

MANOKWARI - Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Damai Papua (JDP) mengecam keras kelompok kriminal bersenjata yang menewaskan pilot warga negara Selandia Baru Glen Malcolm Conning di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/8) pagi.

Juru bicara JDP Yan Christian Warinussy pada Senin (5/8) malam mengatakan, pembunuhan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata itu pada hakikatnya merupakan pelanggaran Pasal 338 juncto Pasal 430 dan 351 KUHP.

Warinussy mengecam keras tuduhan kelompok kriminal itu yang menyebut Conning sebagai agen intelijen asing.

"JDP menyayangkan (kelompok itu) bertindak sendiri dan membunuh pilot warga negara Selandia Baru itu," kata juru bicara itu.

Ia mengatakan, polisi harus bekerja sama dengan Komnas HAM untuk menetapkan pembunuhan itu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Karena kasus pembunuhan Conning sudah menjadi sorotan dunia, Warinussy berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin proses penyidikan.

"JDP juga mengimbau kepada Presiden Joko Widodo dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar membuka akses bagi Komnas HAM untuk mengusut kasus pembunuhan di luar hukum tersebut," ujarnya.

Jaringan Damai Papua akan terus memantau perkembangan penyidikan kasus pembunuhan pilot Conning sebagai potensi pelanggaran HAM, ujarnya.

Kepala Satgas Operasi Perdamaian Cartenz 2024 TNI-Polri Brigjen TNI Faizal Ramadhani sebelumnya membenarkan adanya kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di balik pembunuhan pilot Conning.

Pilot yang bekerja di PT Intan Angkasa Air Service itu dicegat dan ditembak saat mendaratkan helikopter MD 500 di Kecamatan Alana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin pukul 10.00 WIB.

Setelah membunuh Conning, KKB membakar jasad Conning beserta helikopternya. Satgas memastikan empat penumpang helikopter yang ikut dalam insiden itu selamat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.