- Home
-
- Luar Negeri
-
- Biden dan Raja Yordania Ba...
Biden dan Raja Yordania Bahas Upaya Redakan Ketegangan di Timur Tengah
Selasa, 06 Agu 2024, 13:36 WIBWASHINGTON - Presiden AS JoeBidendan Raja YordaniaAbdullah II membahas sejumlah upaya untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan meletusnya perang antara Israel dan Iran, kata Gedung Putih pada Senin (5/8).
"Kedua pemimpin membahas upaya untuk meredakan ketegangan di kawasan itu, termasuk melalui gencatan senjata segera dan kesepakatan pembebasan sandera (di Gaza)," kata Gedung Putih dalam pernyataannya.
Sebelumnya pada Senin, portal berita Israel Ynet melaporkan bahwa Israel sedang mempertimbangkan opsi melakukan serangan lebih dahulu ke Iran, tetapi kemungkinannya bergantung pada data intelijen yang dimiliki negara Yahudi itu dan AS.
Pada Rabu lalu, gerakan perlawanan Palestina, Hamas, melaporkan kematian pemimpin politik mereka, Ismail Haniyeh, dalam serangan Israel di kediamannya di Teheran saat menghadiri pelantikan Presiden Iran.
Hamas menyalahkan Israel dan AS atas kematian Haniyeh dan mengatakan serangan itu tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sementara pejabat AS dan Israel menolak berkomentar tentang kematian Haniyeh, Garda Revolusi Iran berjanji akan melakukan serangan balasan pada waktu dan tempat yang tepat.
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani juga mengatakan bahwa Iran berhak membalas kematian Haniyeh jika diperlukan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Eks Direktur Pertamina Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Korupsi LNG
-
Krisis Energi Perang Iran Setara dengan Gabungan Guncangan Tahun 70-an dan Perang Ukraina
-
IESR Sebut Tenaga Surya Siap Menjadi Tulang Punggung Pasokan Listrik Dunia
-
Isu Reshuffle Makin Kencang, Presiden Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Merah Putih Hari Ini
-
Pemerintah Kabupaten Tangerang Minta Pembangunan MRT Cikarang–Balaraja Dipercepat
-
Bundesliga Jerman: Kane Puji Evolusi Bayern Era Kompany, Treble Winners Bersejarah di Depan Mata
-
AS Sita Kapal Kargo Iran saat Teheran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.