Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Sulbar Manfaatkan Mangrove Kembangkan Kepiting Bakau

📅 Senin, 05 Agu 2024, 06:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Sulbar Manfaatkan Mangrove Kembangkan Kepiting Bakau Doc: ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Ket. Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, di Mamuju, Minggu bersama pejabat lainnya meninjau pmemanfaatan hutan mangrove di pesisir untuk mengembangkan kepiting bakau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memanfaatkan hutan mangrove yang terdapat di pesisir untuk mengembangkan kepiting bakau guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan ekonomi daerah.

"Sulbar memiliki panjang pantai sekitar 600 kilometer dan 300 kilometer diantaranya terdapat hutan mangrove pada lima Kabupaten di daerah itu," kata penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, terdapat sekitar 2.797 hektare hutang mangroveyang statusnya di luar kawasan hutan, sehingga dapat dikelola menjadi pengembangan kepiting bakau.

Menurut dia, lahan mangrove tersebut belum dikelola untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga akan di dorong menjadi areal pengembangan kepiting bakau.

"Pemprov Sulbar mengembangkan kepiting bakau menjadi sumber pendapatan masyarakat nelayan pesisir untuk memajukan ekonomi daerah.

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar akan menyiapkan bibit untuk diberikan kepada masyarakat agar dapat mengembangkannya kepiting bakau tersebut dengan sistem budi daya dan bisnis.

"Pengembangan kepiting bakau di Sulbar dapat meniru cara pengembangan kepiting bakau di Sungai Walanae Kabupaten Bone dan Wajo Provinsi Sulsel yang telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan pesisir," katanya.

Ia mengatakan, kepiting bakau sangat cepat berkembang dalam jumlah banyak menempati habitat mangrove dengan harga jual sekitar Rp100 ribu per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.