Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi Ungkap Hubungan Antara Pencairan Lapisan Es dan Perubahan Iklim

📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi Ungkap Hubungan Antara Pencairan Lapisan Es dan Perubahan Iklim Doc: ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe
Ket. Foto yang diambil pada 22 Juni 2024 ini menunjukkan pemandangan mencairnya gletser di Svalbard, Norwegia.

XI'AN - Sebuah studi mengungkapkan peran penting pertumbuhan lapisan es Antarktika dan perluasan es laut di Samudra Selatan atau Samudra Antarktika dalam memicu Transisi Pertengahan Pleistosen (Mid-Pleistocene Transition/MPT), yaitu periode yang ditandai dengan terbentuknya lapisan es secara ekstensif dan penurunan suhu permukaan laut.

Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti di Institut Lingkungan Bumi (Institute of Earth Environment) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), melalui kerja sama dengan para peneliti di institut-institut domestik dan internasional lainnya. Studi ini juga telah diterbitkan pada Kamis (1/8) di jurnal akademik internasional Science.

Hasil studi ini menunjukkan bahwa terjadi pertumbuhan yang substansial pada lapisan es Antarktika 1,25 juta hingga 2 juta tahun yang lalu. Pertumbuhan lapisan es dan perluasan es laut terkaitnya di Samudra Selatan menyebabkan pendinginan di garis lintang tinggi di bagian utara, transfer kelembapan yang lebih kuat ke Belahan Bumi Utara, serta pertumbuhan lapisan es selanjutnya di Belahan Bumi Utara, sehingga memicu MPT.

Menurut An Zhisheng, seorang akademisi CAS, studi ini akan berkontribusi pada evaluasi pemanasan global modern, yang telah menyebabkan pencairan lapisan es bipolar asimetris. Lapisan es di Belahan Bumi Utara dan es laut di Samudra Arktika sedang mengalami pencairan yang semakin cepat, sementara kriosfer Antarktika mencair dengan kecepatan yang relatif lambat, papar An.

An mengatakan bahwa studi ini akan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengevaluasi hubungan antara pencairan lapisan es bipolar asimetris dengan perubahan iklim global secara kuantitatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.