Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Riset Menuju Netralitas Karbon

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 09:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Riset Menuju Netralitas Karbon Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Sekretaris Jenderal Partai Liberal Demokrat (LDP) Jepang Motegi Toshimitsu (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko (kanan) dalam kunjungan ke kantor BRIN di Jakarta, Senin (29/7/2024).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kerja sama riset dengan Jepang menuju netralitas karbon yang kini menjadi fokus Indonesia.

"Kami berfokus pada netralitas karbon, karena ini merupakan pekerjaan besar bagi Indonesia saat ini. Kami tahu, Jepang memiliki banyak teknologi terkait dengan netralitas karbon. Jadi, kami berharap bisa melakukan kerja sama lebih jauh, khususnya untuk penghapusan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko melalui keterangan di Jakarta, Selasa (30/7).

Handoko mengatakan pihaknya baru memulai kerja sama dengan salah satu pihak asal Jepang, sebagai langkah transisi mesin PLTU di Indonesia, sehingga bahan bakar batubara dapat digantikan dengan biomassa lokal.

Ia menilai pemanfaatan biomassa lokal sebagai sumber energi baru terbarukan menjadi strategi dalam mencapai netralitas karbon. Ia juga menyebut Indonesia tengah mempertimbangkan pembangkit listrik tenaga nuklir untuk sumber energi berskala besar di masa depan.

Saat ini, ungkap Handoko, BRIN juga sudah memulai kerja sama dengan mitra industri di Jepang dalam mengembangkan bioavtur untuk bahan bakar pesawat berbasis biomassa lokal Indonesia, seperti kelapa dan tumbuhan lainnya.

"Kami berharap, tahun depan sudah mulai terproduksi dan mulai dimanfaatkan," ujarnya.

Handoko juga menyampaikan keinginan dalam memperkuat kerja sama dengan Jepang untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui aktivitas riset.

Ia memaparkan BRIN memiliki banyak skema dan program untuk mengembangkan SDM, khususnya Program Master dan PhD yang dikerjasamakan dengan mitra global, termasuk Jepang.

Terkait hal tersebut, Anggota Parlemen Jepang Motegi Toshimitsu juga menekankan pentingnya memperkuat pertukaran SDM yang akan menjadi pemimpin generasi berikutnya, demi penguatan lebih lanjut hubungan bilateral antara kedua negara.

Ia yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Liberal Demokrat (LDP) Jepang itu menilai pentingnya mewujudkan kerja sama yang menciptakan masa depan bersama, di mana negara-negara ASEAN jauh berkembang pesat.

Adapun untuk memperkuat struktur industri di Indonesia, ungkap dia, Jepang memiliki banyak hal yang bisa disiapkan di Indonesia, termasuk teknologi netralisasi karbon, dan juga teknologi panas bumi.

"Netralitas karbon yang ditargetkan oleh Indonesia menuju tahun 2060 melalui dekarbonisasi, dapat kita lakukan melalui kerja sama antara kedua negara," ucap Motegi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.