Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Karawang Minta Pembangunan Rumah Layak Huni Jangan Asal-asalan

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Minta Pembangunan Rumah Layak Huni Jangan Asal-asalan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat menyerahkan rumah layak huni kepada masyarakat.

Karawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh memintaagar pembangunan rumah layak huni dilaksanakan secara serius dan tidak asal-asalan.

"Rumah layak huni harus bagus dan kokoh. Jadi pembangunannya jangan sampai asal-asalan," kata Bupati, di Karawang, Sabtu.

Ia menyampaikan bahwa proyek pembangunan rumah layak huni harus dikerjakan secara serius dan wajib sesuai dengan spesifikasi, agar hasilnya bagus.

Hal tersebut disampaikan karena bupati mengaku ingin masyarakat penerima manfaat bisa benar-benar merasakan program penanganan rumah layak huni yang digulirkan Pemkab Karawang.

Program perbaikan rumah layak huni ini digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang setiap tahun.

Disebutkan bahwa Pemkab Karawang menargetkan mampu menuntaskan pembangunan rumah layak huni sebanyak 2.500 unit hingga tahun 2025.

Khusus tahun ini, Pemkab Karawang menargetkan untuk membangun 1.904 unit rumah layak huni di berbagai daerah sekitar Karawang.

Hingga Juli tahun ini, Pemkab Karawang sudah membangun 1.600 unit rumah layak huni yang tersebar di sejumlah daerah sekitar Karawang.

Untuk total anggaran yang disiapkan untuk program rumah layak huni ialah mencapai Rp89,2 miliar.

Catatan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Karawang, untuk setiap pembangunan satu rumah layak huni dianggarkan sekitar Rp46 juta.

Anggaran pembangunan rumah layak huni per satu unitnya yang mencapai sekitar Rp46 juta itu jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu.

Pada tahun 2023 perbaikan atau pembangunan rumah tidak layak huni per satu unitnya hanya mencapai Rp41 juta. Pada tahun lalu Pemkab Karawang memperbaiki 1.887 rumah tidak layak huni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.