Belgia Diprediksi Tambah 337 MW Tenaga Surya Baru
Minggu, 28 Jul 2024, 19:00 WIBPara analis dari Becquerel Institute mengungkapkan bahwa mereka memperkirakan 337 MW kapasitas tenaga surya baru di Belgia untuk paruh pertama tahun 2024. Mereka mengantisipasi sekitar 900 MW untuk satu tahun penuh, karena pertumbuhan di segmen tertentu.
Dilansir dari PV MAgazine, Becquerel Institute, sebuah konsultan yang berbasis di Brussels mengatakan, sekitar 337 MW energi surya telah digunakan di Belgia pada paruh pertama tahun 2024.
Regulator energi di Brussels menunjukkan bahwa ibu kota mencatat 7 MW instalasi tenaga surya pada paruh pertama, turun dari 23,6 MW untuk seluruh tahun 2023. Analis mengatakan kepada PV Magazine bahwa, sementara segmen perumahan (
Di Wallonia, Becquerel Institute mengatakan bahwa sekitar 100 MW tenaga surya telah dipasang pada semester pertama, sebuah penurunan dari angka "luar biasa" tahun lalu. Lembaga ini mengaitkan hal ini dengan penghapusan pengukuran netto dan berakhirnya pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk bangunan yang lebih baru.
Awal bulan ini, PV Magazine melaporkan bahwa Flanders menambahkan 230 MW tenaga surya pada semester pertama, memegang mayoritas kapasitas tenaga surya di negara tersebut. Becquerel Institute mengatakan bahwa instalasi perumahan, yang merupakan 50% hingga 80% dari kapasitas surya tahunan Flanders, telah melambat karena berkurangnya dukungan investasi dan perubahan PPN. Namun, segmen 10-40 kVA, 40-250 kVA, 250-750 kVA, dan >750 kVA di Flanders tetap stabil atau meningkat dibandingkan dengan awal tahun 2023.
Becquerel Institute memperkirakan bahwa Belgia akan memasang sekitar 900 MW tenaga surya tahun ini, dengan 650 MW hingga 700 MW diperkirakan dari Flanders, 15-20 MW dari Brussel, dan 200 MW hingga 250 MW dari Wallonia. Jumlah ini hanya setengah dari rekor tahun lalu yang mencapai 1,8 GW, tetapi para analis memandang angka tahun lalu sebagai "luar biasa" dan bukan merupakan indikasi tren yang sedang berlangsung.
Pada tahun 2023, Belgia memperbarui Rencana Aksi Iklim Nasionalnya, dengan menetapkan target tenaga surya baru sebesar 8,9 GWp untuk Flanders, 5 GWp untuk Wallonia, dan 1 GW tenaga surya terapung pada tahun 2030. Laporan tahunan IEA-PVPS untuk tahun 2023, seperti yang dicatat oleh penulis yang berkontribusi, Gerrit Jan Schaeffer, menegaskan bahwa Belgia kemungkinan besar akan memenuhi targetnya dan bahkan dapat mencapai 20 GWp hingga 22 GWp pada tahun 2030.
IEA-PVPS juga mengatakan bahwa ELIA, operator sistem transmisi Belgia, mengukur kontribusi PV sebesar 9,7% dari bauran listrik pada tahun 2023, naik dari 7,3% pada tahun 2022.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Rayakan 25 Years of Excellence: Napindo Satukan 6 Sektor Strategis dalam 1 Panggung
-
Dukung EBT Nasional, Barata Indonesia Kirim Reaktor B100 ke Kalsel
-
Ayo ke Bengkulu Musim Durian Tiba! Ini 8 Tips Memilihnya agar Tak Rugi
-
KKP Mau Bangun PLTA dari Arus Laut di Bali, Beroperasi 2029
-
Tiongkok Deklarasikan Asosiasi Kecerdasan Buatan Dunia
-
Perkuat Konektivitas Indonesia-Singapura, Telkom Rampungkan Kabel Bawah Laut NCC
-
Yordania Sukses Cegat 3 Rudal Iran Tanpa Korban Jiwa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.