- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jepang Alami Lonjakan Kasu...
Jepang Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Didominasi Varian KP.3
Sabtu, 27 Jul 2024, 13:36 WIBANKARA - Kasus Covid-19 melonjak di Jepang, di mana tim pakar mendesak diberlakukannya tindakan pencegahan selama liburan musim panas, ungkap media lokal pada Jumat (26/7).
Dalam beberapa pekan belakangan, Jepang telah melaporkan sepuluh kasus Covid-19 baru setiap minggu. Untuk pekan yang berakhir 14 Juli, jumlah rata-rata kasus terkonfirmasi di fasilitas medis tertentu adalah 11,18, menandai peningkatan 1,39 kali lipat dari minggu sebelumnya dan merupakan peningkatan jumlah kasus selama 10 minggu berturut-turut, menurut NHK.
Pasien yang mengunjungi fasilitas kesehatan mengalami gejala mirip dengan flu pada umumnya seperti demam dan sakit tenggorokan.
Kepala sebuah klinik di Tokyo, Ando Sakuro mengatakan bahwa sepuluh orang telah teruji positif setiap hari sejak akhir Juni.
"Liburan musim panas akan meningkatkan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan orang lain," kata Sakuro. "Saya merekomendasikan mengambil tindakan dasar pengendalian infeksi, seperti mencuci tangan, ventilasi, dan memakai masker jika batuk."
Profesor kedokteran Hamada Atsuo mengaitkan peningkatan infeksi baru-baru ini sebagian karena varian KP.3, sejenis strain Omicron.
"KP.3, yang berasal dari JN.1, telah menjadi strain yang dominan tidak hanya di Jepang tetapi juga di belahan bumi utara, termasuk Eropa dan Amerika Serikat. Ada laporan bahwa virus ini sedikit lebih menular dibandingkan varian lainnya," kata Hamada.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Potensi Hujan disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Sumut
-
Jepang Ciptakan 'Kulkas Manusia' untuk Hadapi Gelombang Panas, Tubuh Dingin dalam 10 Menit
-
Menperin Minta Industri Serius Laporkan Data Lewat SIINas Demi Kebijakan Tepat Sasaran
-
Cuaca Ekstrem, Badai Menerjang Tiongkok Tengah, 15 Orang Tewas Puluhan Ribu Dievakuasi
-
Spanyol Bersiap Hadapi Gelombang Panas Ketiga, Suhu Tertinggi di Atas 40 Derajat Celsius
-
Pawai Kemerdekaan AS di Washington DC Batal karena Suhu Hampir 40° Celcius
-
Pemerintah Yunani Siap Hadapi Puncak Gelombang Panas 41 Derajat Celsius
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.