Pemkab Lumajang pasang rumah burung hantu antisipasi hama tikus
Jumat, 26 Jul 2024, 21:14 WIBLumajang, Jawa Timur - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menggalakkan pemasangan rumah burung hantu sebagai upaya untuk mengantisipasi ancaman hama tikus demi mengamankan produksi pertanian di kabupaten setempat.
"Hal ini didasari perkembangan populasi hama tikus di lahan pertanian di beberapa daerah di wilayah Lumajang," kata Penjabat Bupati Lumajang Indah Wahyuni dalam Gerakan Massal Pengendalian Hama Tikus dan pemasangan rumah burung hantu di Desa Yosowilangun Lor, Jumat.
Ia mengatakan sejak Januari 2024 total lahan pertanian yang mendapat serangan hama tikus mencapai 50,4 hektare (ha) dengan rincian tanaman padi 45,95 ha dan jagung 4,95 ha.
"Serangan paling parah itu ada di empat desa yakni Jarit, Kloposawit, Bades, dan Jatigono," katanya.
Ia berharap pengendalian hama tikus dapat dilakukan secara serentak antarkelompok tani desa dan kecamatan untuk mencegah turunnya produksi pertanian.
"Lumajang merupakan daerah sentra pertanian, kalau seandainya tidak segera diberantas pasti akan mempengaruhi ketahanan pangan dan itu berpengaruh pada daerah sekitar juga ikut terdampak," ujarnya.
Ia juga meminta ada kebijakan dari kepala desa untuk mengalokasikan anggaran desanya ke penanganan gerakan pengendalian untuk mendukung daerah-daerah endemis tikus di lingkup desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang Hairil Diani mengatakan rumah burung hantu yang telah terpasang di Kabupaten Lumajang tercatat 93 unit.
"Kami juga akan mengupayakan penambahan rumah burung hantu dan mengupayakan agar rumah itu bisa ditempati oleh burung hantu," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
7 Fakta Menarik Perbedaan Herbal untuk Haid Tidak Lancar dan PCOS
-
Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda 2026, Perpaduan Seni Modern dan Ritual Sakral di Semarang
-
Hadapi Persis Solo, Persita Diingatkan Pertahankan Tren Positif
-
Libur Isra Mikraj, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tinggalkan Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Jumat (3/10) Ini Lagi Turun
-
Ramadan di Depan Mata, Pemerintah Diminta Perketat Pengendalian Penyakit Hewan
-
Bupati Karawang Kukuhkan Ribuan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.