Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aplikasi SAPA Coba Tekan Praktik Korupsi

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aplikasi SAPA Coba Tekan Praktik Korupsi Doc: ANTARA/Ho-Pemkab Pulau Seribu
Ket. Pemkab Kepulauan Seribu menggelar sosialisasi bahan ajar dan penggunaan aplikasi Sistem Ajar Pendidikan Antikorupsi (SAPA) pada Rabu (24/7).

JAKARTA - Aplikasi sistem ajar pendidikan antikorupsi (SAPA) menjadi salah satu upaya menekan praktik korupsi. SAPA disosialisasikan kepada puluhan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kepulauan Seribu. Ini bagian dari tekad Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dalam mencegah tindak pidana korupsi.

"Sosialisasi SAPA bertujuan memberi pemahaman dan pengetahuan mengenai pendidikan dan pencegahan korupsi kepada para pejabat administrator dan pengawas," kata Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Eric PZ Lumbun, Rabu.

Dia menuturkan, sekitar 70 ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Kabupaten Kepulauan Seribu dilibatkan dalam kegiatan itu. Eric menambahkan, peserta kegiatan ini adalah mereka yang telah mengikuti bimbingan teknis sebelumnya. Dengan begitu, telah mendapatkan pengetahuan program pendidikan antikorupsi.

Selanjutnya, peserta yang telah mengikuti kegiatan ini, nantinya menjadi pengajar di 23 sekolah mulai 29 Juli hingga 19 Desember 2024. Menurutnya, melalui kegiatan ini, para siswa bisa menjadi paham akan aksi nyata pencegahan korupsi dan pembangunan integritas dalam kehidupan nyata.

"Kami juga ingin agar ASN menjadi inspirasi para siswa untuk berkarya dan menumbuhkan sikap antikorupsi," katanya. Sebelumnya Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu, Junaedi, menjelaskan korupsi merupakan penyakit masyarakat, bahkan penyakit pembangunan. Maka, dengan pembekalan ini diharapkan pegawai bisa membangun untuk kemakmuran rakyat.

Dia telah mempersiapkan pejabat yang akan memberikan edukasi kepada pelajar di lingkungan sekolah Kepulauan Seribu. Junaedi menuturkan, ketika mereka terjun ke masyarakat dapat mendidik untuk tidak lagi mudah terpengaruh bertindak koruptif. Mereka menjadi garda terdepan dalam memerangi korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

32 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.