BMKG: Gempa bumi M5,1 di Kabupaten Kupang tidak berpotensi tsunami
Rabu, 24 Jul 2024, 16:32 WIBKupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak berpotensi tsunami.
"Masyarakat tetap tenang karena tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Margiono di Kupang, Rabu.
Ia menjelaskan gempa tektonik terjadi pukul 16:09 Wita di wilayah Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 dan berlokasi di darat 24 km tenggara Kupang pada kedalaman 33 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Margiono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi itu pun berdampak dan dirasakan di daerah Kupang, daerah Soe Kabupaten TTS, serta daerah Alor.
Namun dia menegaskan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat tidak perlu panik.
"Hingga pukul 16.50 Wita belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," ucapnya.
Ia meminta masyarakat tetap tenang dengan kejadian gempa bumi tersebut.
Meski tidak berpotensi tsunami, Margiono tetap menyarankan masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan pasca-gempa. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal, apakah cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa," ujar Margiono.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
-
Gizi Seimbang Sangat Penting bagi Anak. Orangtua Menjadi Kunci Pelaksanaan
-
Sikap China di Dewan Keamanan PBB Terkait Resolusi Selat Hormuz dan Konflik Iran 2026
-
Spider-Man 4 Versi Sam Raimi Mulai Bergerak Lagi, Tobey Maguire Bisa Kembali ke Kostum Legendarisnya?
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta Mulai 10-31 November, Buruan Bayar PKB!
-
Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026 Usai Hancurkan Ambisi Djokovic
-
Bupati Lumajang Indah Amperawati Perpanjang Status Darurat Erupsi Semeru hingga 2 Desember 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.