BMKG: Waspada Potensi Karhutla Pada Empat Kabupaten di NTT
Senin, 22 Jul 2024, 16:56 WIBKUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pada empat kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang merupakan dampak dari angin kencang hingga beberapa hari ke depan.
"Karena angin kencang sekitar empat hingga lima hari lagi," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek ketika dihubungi dari Kupang, Senin.
Dia menjelaskan, empat kabupaten yang berpotensi terjadi angin kencang itu yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
Potensi angin kencang itu bersifat kering pada musim kemarau saat ini, karena itu masyarakat harus mewaspadai dampak bencana yang ditimbulkan seperti kebakaran hutan dan lahan.
Bagi petani yang membuka lahan baru, Sti menyarankan agar tidak melakukan dengan cara membakar.
Ia juga mengatakan kondisi ini akan terus berlangsung selama angin monsoon timur aktif hingga bulan September atau Oktober.
"Karena angin kencang yang bersifat kering dapat menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan," kataSti.
Menyikapi kejadian kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi saat musim kemarau dan dampak angin kencang itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang telah berkolaborasi dengan pemangku kepentingan kebencanaan lain, seperti aparat penegak hukum untuk memberlakukan penegakan hukum pembakaran hutan dan lahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang Semy Tinenti mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas membuka lahan pertanian dengan cara membakar maupun saat melakukan perburuan hewan.
Ia juga berpesan agar warga dapat menghindari tindakan membuang puntung rokok di area terbuka yang terdapat tumpukan rumput kering yang mudah tersambar api.
"Hindari aktivitas membakar saat terjadi angin kencang," katanya mengingatkan.
- BMKG
- Kebakaran Hutan Dan Lahan
- kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kupang
- Kebakaran Hutan
- Angin Kencang
- Karhutla
- NTT
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Begini Kronologinya, Satu Warga Meninggal Saat Karhutla Melanda Ketapang
-
Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Polisi Sudah Tangkap Sejumlah Pelaku Karhutla.
-
Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel
-
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla
-
Gunung Ringgit Probolinggo Dilalap Api, 4,5 Hektare Lahan Hangus
-
Darurat Kebakaran Hutan, DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp290 Miliar untuk Tangani Karhutla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.