Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PB PON Sumut Fokus Tiga Hal Utama di Bidang Transportasi PON 2024

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 21:05 WIB | Oleh:
PB PON Sumut Fokus Tiga Hal Utama di Bidang Transportasi PON 2024 Doc: antara

Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional Wilayah Sumatera Utara (PB PON Sumut) memfokuskan tiga hal utama di bidang transportasi pada pelaksanaan PON 2024 yakni ketepatan waktu, kenyamanan dan keamanan.

Ketua Bidang Transportasi PB Sumut Agustinus mengatakan ketepatan waktu menjadi prioritas utama dalam bidang transportasi karena menyangkut dengan persiapan atlet saat bertanding nanti.

"Ketepatan waktu menjadi sangat penting, terutama ketika atlet akan bertanding. Dampaknya bisa luar biasa jika terjadi keterlambatan. Jangan sampai kegagalan transportasi menyebabkan kegagalan atlet. Jika atlet gagal karena transportasi terlambat, itu menjadi tanggung jawab kami," ujar Agustinus, di Medan, Jumat.

Selain itu, kata dia, kenyamanan dan keamanan transportasi juga tidak kalah penting dalam melayani seluruh peserta PON khususnya para atlet.

Menurutnya, kenyamanan dan keamanan transportasi juga harus terjamin agar para atlet dan peserta dapat fokus pada pertandingan tanpa khawatir selama bertanding di ajang olahraga nasional tersebut.

Untuk memastikan itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antara lain dengan menyiapkan aplikasi Transponsumut dan Sistem Fleet Manajemen.

Transponsumut, kata dia, dirancang untuk
memfasilitasi pemesanan (ordering) kendaraan bagi atlet dan ofisial di luar jadwal yang telah ditentukan. Aplikasi ini memberikan fleksibilitas bagi atlet dan ofisial dalam menghadapi perubahan jadwal pertandingan atau kebutuhan tambahan kendaraan.

Sedangkan Sistem Fleet Manajemen untuk memonitor dan mengendalikan operasional kendaraan di masing-masing pool. khususnya untuk kendaraan yang dioperasikan secara shuttle.

Sebelumnya pemerintah setempat bersama Ditlantas Polda Sumut dan pihak lainnya juga telah melakukan simulasi penjemputan atlet, ofisial, dan kontingen PON di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang.

Dalam simulasi tersebut Dishub bersama berbagai pihak melakukan uji coba terkait penanganan bagasi dan keberangkatan dari Bandara Kualanamu menuju penginapan.

"Kami berharap semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik agar acara olahraga terbesar di Indonesia ini berjalan lancar dan sukses," kata dia.

Pada pelaksanaan PON 2024, PB PON Sumut menyediakan armada yang terdiri atas 967 unit moda transportasi yang akan digunakan menunjang kelancaran ajang olahraga nasional tersebut.

Sebanyak 967 unit moda transportasi yang disiapkan terdiri atas 394 minibus, 227 bus kapasitas 14 kursi, 326 bus ukuran sedang, 15 mobil boks, dan lima truk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.