Tentara Korut Terluka Akibat Ranjau Darat di Perbatasan

Kamis, 18 Jul 2024, 02:45 WIB

SEOUL - Sejumlah tentara Korea Utara (Korut) yang ditugaskan untuk memperkuat penjagaan di area perbatasan selama beberapa bulan terakhir, dilaporkan terluka akibat ledakan ranjau darat yang terus terjadi hingga 10 kali. Hal itu disebabkan karena aktivitas penanaman ranjau Korut di sepanjang bagian utara zona demiliterisasi (DMZ).

Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (17/7) mengatakan bahwa militer Korut terus maju dengan operasi untuk membersihkan semak belukar dan meletakkan ranjau serta pemasangan penghalang di garis terdepan selama berbulan-bulan, meskipun terjadi gelombang panas dan hujan monsun.

Ket. Foto: Aktivitas di Perbatasan | Foto yang dipublikasikan Kementerian Pertahanan Korsel pada 18 Juni lalu memperlihatkan sejumlah tentara Korut sedang melakukan aktivitas pembersihan lahan di sebuah lokasi rahasia di sepanjang perbatasan dengan Korsel. Korut diketahui telah meningkatkan penanaman ranjau-ranjau di perbatasan sejak April lalu. — Sumber: AFP/South Korean Defence Ministry

Kementerian melanjutkan bahwa tentara Korut diketahui bekerja rata-rata 12 hingga 13 jam sehari tanpa henti bahkan tanpa bergantian, sambil bermukim di tenda darurat dengan fasilitas yang tidak memadai.

"Tentara perempuan juga dipastikan telah dikerahkan dalam operasi tersebut," ungkap kementerian itu seperti dikutip dari kantor beritaKBS.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan pembelotan atau pelanggaran garis demarkasi militer (MDL) yang tidak disengaja oleh tentara Korut selama operasi yang sedang berlangsung itu.

Terbawa Banjir

Dalam keterangannya, otoritas militer Korsel menyatakan bahwa terdapat kekhawatiran atas risiko yang kian meningkat karena ranjau yang ditanam oleh Korut berpotensi terapung di sungai, ketika hujan deras turun di wilayah perbatasan antara kedua Korea.

Otoritas militer Korsel memperingatkan bahwa ranjau tersebut berpotensi terbawa banjir selama hujan lebat belakangan ini, sebagaimana ranjau tersebut diketahui hilang di sejumlah wilayah tengah dan barat pada pekan lalu.

Ranjau-ranjau itu sebagian besar ditanam oleh Korut di bagian utara zona demiliterisasi sejak bulan April lalu. Diketahui bahwa penanaman ranjau tersebut telah dilakukan di semua wilayah, seperti di wilayah timur, tengah, dan barat, dan terlebih lagi wilayah sekitar sungai bersama antara Korsel dan Korut yang justru dianggap paling berisiko.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai langkah untuk menghadapi potensi pelepasan air bendungan oleh Korut tanpa pemberitahuan sebelumnya dan ranjau darat yang berpotensi terbawa akibat hujan lebat.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk waspada khususnya bagi para penduduk di daerah-daerah sepanjang perbatasan. KBS/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.