Satgas Impor Ilegal Tidak Efektif Hadapi Para Mafia Impor

Rabu, 17 Jul 2024, 00:03 WIB

JAKARTA - Pemerintah diminta lebih fokus dan mengambil langkah yang tepat dalam menyelesaikan masalah ancaman terhadap industri dalam negeri karena serbuan barang impor termasuk barang ilegal.

Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan pemerintah jangan terkesan, saat panik langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas), padahal masalahnya bisa diselesaikan dengan mudah, cukup punya kemauan yang kuat.

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: BPS - kj/ones

"Satgas impor ini sebenarnya bukan yang pertama, pada 2017 juga Satgas impor juga dibentuk, tetapi belum menjawab persoalan yang ada. Satgas bukan hanya soal impor, ada macam-macam Satgas, seperti Satgas Pangan, BLBI, Migas, tapi semua kinerjanya tidak efektif," kata Badiul.

Langkah yang harus dilakukan pemerintah itu adalah mereformasi mekanisme impor, melakukan review terhadap semua peraturan yang ada, seperti peraturan yang mengatur quota, yang justru sering jadi lahan permufakatan jahat.

Kalaupun membentuk Satgas, pemerintah harus memasang target kinerja yang jelas dan terukur yang diawasi masyarakat.

Selain pencegahan penyelewengan impor, yang paling penting adalah penindakan. Kalau Satgas tidak memiliki kewenangan itu maka hanya sebatas retorika, tapi tidak bisa bekerja efektif seperti yang sudah-sudah.

Peneliti Institute for Financial and Economic Studies (IFES), YB. Suhartoko, mengatakan jika memang produk impornya ilegal, berarti ada masalah serius mengenai perizinan dan pengawasan keluar masuk barang dari dan keluar negeri.

"Pembentukan Satgas tidak akan efektif jika harus menghadapi mafia ekspor impor yang bercokol di bisnis tersebut. Kemendag yang perlu berbenah dalam sistem pengorganisasian aliran barang internasional," tegas Suhartoko yang juga merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta tersebut.

Barang Tidak Terdata

Di kesempatan lain, Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, saat bertandang ke Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan dalam rangka membahas pembentukan Satgas Impor Ilegal.

"Beberapa hari ini saya berkoordinasi dan sengaja bertemu mendiskusikan sekaligus minta dukungan, apa yang akhir-akhir ini menjadi polemik di media mengenai terancam tutupnya industri tekstil, pakaian jadi, elektronik, alas kaki, produk kecantikan," kata Mendag.

Ia menjelaskan pembentukan Satgas setelah pihaknya menemukan barang yang tidak terdata atau ilegal membanjiri pasar Indonesia. Hal itu ditambah dengan masukan dari

Kadin, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia.

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Kemendag dalam Satgas yang akan dibentuk.

"Saya mengharapkan ini bukan hanya gebrakan sekali, tetapi sampai tuntas karena kami punya jaringan. Kami tahu jaringan-jaringannya, dan insya Allah saya akan dukung apa yang disampaikan oleh Mendag, dan kami siap untuk tindakan itu, dan mungkin tidak terlalu lama kami akan turunkan tim kami," kata Burhanuddin.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.