Kasad: TNI AD Tetap Fokus pada Program Penguatan Ekonomi Perdesaan
Selasa, 16 Jul 2024, 01:05 WIBJAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pihaknya akan terus fokus dalam beberapa program penguatan perekonomian masyarakat perdesaan.
Hal tersebut dilakukan Maruli demi meningkatkan taraf kehidupan masyarakat perdesaan, sehingga tidak terjadi ketimpangan sosial dengan penduduk di kota.
Maruli menilai hal tersebut jadi salah satu tanggung jawab TNI AD lantaran merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan pangan masyarakat. "Ada konsep-konsep pertahanan rakyat semesta yang kita (TNI AD) sedang bangun. Yaitu bagaimana masyarakat di perdesaan bisa hidup layak," kata Maruli dalam siaran pers resmi TNI AD saat memberikan orasi ilmiah acara Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-34 Unjani, yang digelar di Auditorium Unjani, Cimahi, Jawa Barat, Senin (15/7).
Maruli melanjutkan, upaya-upaya yang dilakukan pihaknya dalam memperkuat perekonomian masyarakat perdesaan yakni dengan program panen raya buah dan sayuran dari lahan yang dikelola TNI AD hingga kegiatan "Manunggal Air"
Program "Manunggal Air" sendiri, yakni merupakan kegiatan pembuatan fasilitas sumber mata air di seluruh wilayah Indonesia yang kesulitan memiliki akses air bersih.
Maruli memastikan akan terus mengerahkan seluruh personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk menjalankan program-program ketahanan pangan tersebut.
Di satu sisi, Maruli juga memastikan akan tetap fokus pada misi-misi yang berkaitan dengan memperkuat pertahanan RI.
Beberapa di antaranya seperti operasi pengamanan masyarakat di Papua hingga penjagaan wilayah perbatasan Indonesia dengan negara-negara lain.
Sebelumnya dalam kesempatan berbeda, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, tahun ini pihaknya menambah target pembangunan sumber air bersih sebanyak 1.000 titik.
"Kami tengah lakukan di 2.000 titik, tahun ini, menargetkan 1.000 titik tambahan, karena masih banyak sekali saudara-saudari kita belum mempunyai akses air bersih," katanya di Pantai Pandawa, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (26/4).
Tidak hanya itu, program panen raya yang dijalankan TNI AD di beberapa daerah akan terus berlanjut. Salah satu yakni panen raya jagung dan singkong di atas lahan ketahanan pangan Kostrad, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat seluas 980 hektare, (4/6).
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Liga Europa: Villa dan Forest Ciptakan Laga Sesama Klub Inggris di Semifinal
-
Berkah Lebaran, Pedagang Sate Maranggi di Purwakarta Naik Omzet
-
Hindari PHK Massal, Kadin DKI Minta Pemerintah Beri Stimulus Industri
-
Pemkab Natuna Tegaskan Komitmen Membangun Rumah Layak Huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
-
TNI AD Bakal Bangun 750 Batalyon Tempur Baru, Fokus Perbatasan dan Daerah Rawan Konflik
-
Kementan Tegaskan Regulasi Jangan Hambat Pertumbuhan Ekonomi Perdesaan
-
BMKG Sebut Kemarau 2026 Berisiko Ganggu Pangan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.