Dindik Sebut 6.515 Kursi Kosong SMA di Banten karena Kurang Pendaftar
Senin, 15 Jul 2024, 21:43 WIBSerang - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menyebutkan bahwa masih ada 6.515 kursi yang tidak terisi pasca PPDB tingkat SMA hal tersebut karena kurangnya pendaftar.
"Masih banyak kursi kosong untuk jenjang SMA/SMK Negeri setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 ditutup. Setidaknya masih terdapat 6.515 kursi yang tidak terisi," kata Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani di Serang, Senin.
Ke-6.515 kursi kosong tersebut tersebar di Kabupaten Lebak ada 2.192 kursi yang belum terisi, Pandeglang 969 kursi, dan Kabupaten Serang 1.258 kursi. Sedangkan sisanya tersebar di Kabupaten/Kota lainnya.
"Kursi kosong tersebut bukan karena tertolak tapi lebih kepada sekolah yang kurang pendaftarnya, karena kebanyakannya siswa mendaftar ke sekolah yang diwilayah perkotaan," katanya.
Salah satu sekolah yang kurang pendaftarnya yaitu di SMAN Cihara. Dari 72 kuota peserta didik baru, hanya ada 26 siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Dia menjelaskan, kursi kosong tersebut masih bisa diisi oleh siswa meskipun PPDB telah ditutup.
"Silakan kalau mau diisi setelah MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) ada yang mau masuk silakan. Kalau perlu kita dorong orang Kota Serang mau belajar di Cihara," tuturnya.
Jumlah pendaftar SMA/SMK Negeri di Banten itu ada sebanyak 171.543 orang. Total tersebut terdiri dari 112.797 pendaftar ke SMA Negeri dan 58.746 ke SMK Negeri. Sedangkan yang diterima hanya 43.117 siswa baru untuk SMA dan 33.249 siswa baru untuk SMK.
"Yang tidak tertampung ini akhirnya mereka daftar ke sekolah swasta," imbunya.
Apabila ada siswa yang menumpang di Kartu Keluarga (KK) orang lain agar diterima sistem zonasi, maka akan otomatis tertolak. Menurut hal tersebut bertentangan dengan aturan Permendikbud 1/2021 dan Keputusan Sekjen Kemendikbud Nomor 47/M.2023.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penyerahan Santunan oleh PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen kepada Ahli Waris Almarhum Rachmat Gobel
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
-
Kemenkes Minta RSUP Ngoerah Ubah Pola Pikir Tenaga Kesehatan
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Sawah terdampak kekeringan di Banten
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih
-
Pemprov DKI Bongkar JPO Lama Rasuna Said, Beralih ke JPO Integrasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.