- Home
-
- Megapolitan
-
- 200 Penjual Digiring ke R...
200 Penjual Digiring ke Rest Area Puncak
Senin, 15 Jul 2024, 03:08 WIBBOGOR - Sekitar 200 pedagang akan dimasukkan ke rest area di Puncak. Ini bagian dari penataan kawasan Puncak. Menurut penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu konsep penataan Puncak tersebut akan dipresentasikan kepada Wapres Ma'ruf Amin pada Senin (15/7).
Asmawa saat rapat bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bogor di Rest Area Gunung Mas, Cisarua, Minggu, mengungkapkan bahwa konsep penataan Puncak juga telah ditunggu oleh Presiden Joko Widodo.
"Konsolidasi ini dalam rangka memastikan data yang akan disampaikan kepada Wakil Presiden itu valid, akurat dan memang itulah yang dibutuhkan masyarakat daerah ini terkait perkembangan kawasan Puncak," ungkap Asmawa.
Ia menyebutkan beberapa hal yang akan disampaikan kepada Wapres yaitu mengenai evaluasi dua pekan terakhir bersama para kepala OPD setelah pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke Rest Area Gunung Mas.
Kemudian, dari evaluasi tersebut Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengantongi beberapa hal yang menjadi kebutuhan untuk penataan kawasan Puncak.
"Karena secara teknis OPD itu sudah melakukan pemetaan, inventarisasi permasalahan kemudian nanti rencana penanganannya," ujarnya. Asmawa juga akan menyampaikan rencana relokasi pedagang tahap dua yang saat ini sedang dalam proses administrasi berupa teguran tertulis kepada para PKL. Karena, kata dia, masih ada sebanyak 194 PKL yang akan dipindah ke rest area dengan cara penertiban lapak di sepanjang jalur Puncak. Mekanisme administrasi sekarang tahap pemberian teguran ketiga. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area Km 52B Tol Jakarta-Cikampek
-
Menhub Dudy Buka-bukaan Soal Temuan BPK di Kemenhub: 87% Masalah Berhasil Dibereskan
-
Palembang Cermati Peredaran Pangan Berbahaya yang Banyak Beredar di Pasar
-
Harga Cabai Rawit Merah Rp76.400/Kg, Telur Ayam Rp33.850/Kg
-
Campak Mewabah di AS, Tercatat Lebih dari 2.000 Kasus pada 2025, Tertinggi Sejak 1992
-
Proyek rest area Wringinanom
-
DK PBB Gelar Pertemuan Darurat Bahas Venezuela, Guterres Serukan Hormati Kedaulatan Negara!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.