Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Calistung Jangan Bebani Siswa Baru

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Calistung Jangan Bebani Siswa Baru Doc: Foto tangkapan layar Muhamad Marup
Ket. Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Santi Ambarukmi, dalam siaran Sapa GTK, Jumat (12/7).

Pemerintah mendorong gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan sehingga akan menghapus baca, tulis, dan hitung sebagai kemampuan yang mesti dimiliki oleh siswa sekolah dasar.

JAKARTA - Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Santi Ambarukmi, menyatakan, pemerintah mendorong gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Salah satunya dengan menghapus baca, tulis, dan hitung (Calistung) sebagai kemampuan yang mesti dimiliki siswa SD.

"Calistung itu adalah salah satu miskonsepsi. Dalam transisi dari PAUD ke SD mengoptimalkan kemampuan pondasi anak. Bahwa dari mana titik berangkat anak, mereka akan memiliki hak belajar yang sama," ujar Santi, dalam siaran Sapa GTK, Jumat (12/7).

Dia menerangkan, salah satu komitmen pemerintah dalam gerakan tersebut adalah dengan menghilangkan tes calistung sebagai syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD. Hal tersebut sudah berjalan selama dua tahun.

"Tidak ada calistung di ketika penerimaan peserta didik baru di satuan Sekolah Dasar. Kami berupaya untuk menjaga dan menghargai hak peserta didik mulai dari PAUD dan kelas awal di SD," jelasnya.

Kemampuan Fondasi

Santi mengungkapkan, untuk mewujudkan gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, pihaknya sudah melakukan fasilitasi peningkatan kompetensi secara bertahap melalui bimbingan teknis dan pendidikan serta pelatihan teknis. Dia berharap, peningkatan kompetensi tersebut dapat menumbuh kembangkan kemampuan fondasi yang perlu dikembangkan peserta didik.

Dia menerangkan ada enam kemampuan pondasi yang perlu dikembangkan peserta didik yaitu nilai agama dan budi pekerti; keterampilan sosial dan bahasa; kematangan emosi; kematangan kognitif; pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri; serta pemaknaan terhadap belajar yang positif.

"Di dalamnya ada kegiatan belajar seperti kepemilikan dasar literasi dan numerasi. Ingat ini adalah baru kepemilikan dasar literasi numerasi ya bukan dalam bentuk calistung," terangnya.

Staf Direktorat PAUD dan Dikmas Kemendikbudristek, Sri Lestari Yuniarti, menekankan, adanya tes calistung malah membatasi hak anak dalam mengakses layanan pendidikan dasar. Di sisi lain, tidak semua siswa baru SD melewati PAUD terlebih dulu.

"Dalam rangka menghormati keberbedaan titik berangkat yang berbeda itu maka tes calistung tidak diperbolehkan dalam PPDB," ucapnya.Dia menerangkan, tanpa calistung pembelajaran di kelas awal SD masih bisa berjalan. Menurutnya, pembelajaran harus aktif dan eksploratif untuk memotivasi semangat peserta didik agar bisa belajar secara mandiri.

"Calistung adalah bagian kecil saja dari kemampuan literasi dan numerasi. Itu mulai dibangun sejak PAUD dan bisa dilanjutkan hingga SD," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.