Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Trans Depok Meniru MRT

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layanan Trans Depok Meniru MRT Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Tatan Rustandi (kedua dari kanan) dan Kepala Dishub Depok Zamrowi (kedua dari kiri) ketika memberi penjelasan kepada wartawan.

DEPOK - Aturan layanan Light Rail Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) menjadi acuan layanan Biskita Trans Depok. "Salah satunya tidak boleh makan di dalam bus," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Tatan Rustandi.

"Kesetaraan pelayanan LRT dan MRT diterapkan kenyamanan di Biskita. Di dalam Biskita tidak boleh makan inum," katanya di Depok, Jumat. Selain itu, kesetaraan pelayanan Biskita juga diterapkan terkait kenyamanan, kebersihan, dan keselamatan. Untuk keamanan penumpang di dalam dan di luar buss ada kamera CCTV.

"Tentu paling utama keamanan dan keselamatan diterapkan dalam Biskita. Sebelum beroperasi, ada ramcek atau pengecekan bus dan pengemudi," jelas Tatan. Lebih jauh Tatan mengatakan, Biskita Trans Depok menggunakan bus matik. Hal itu dilakukan untuk kenyamanan pengemudi.

"Bus matik baru diterapkan di Biskita Trans Depok. Di Bogor dan Bekasi belum. Alasan kejenuhan pengemudi di perkotaan dibutuhkan kendaraan matik cukup gas dan rem. Ini baru diterapkan di Kota Depok," ungkap Tatan.

Tatan menyebutkan untuk ketetapan kedatangan Biskita Trans Depok sekitar 10-15 menit. Lalu untuk tarif Tatan menyebutkan belum ditentukan karena masih melihat daya beli masyarakat Kota Depok. "Tarif disesuaikan dengan kondisi daya beli masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Zamrowi, menuturkan transportasi Biskita Trans Depok menjadi solusi untuk mengurai kemacetan. "Depok tidak mungkin melebarkan jalan untuk solusi kemacetan. Maka, mengembangkan transportasi umum menjadi alternatif," kata Zamrowi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

53 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.