Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengguna MRT Tembus 101 Ribu Penumpang Per Hari hingga Tengah 2024

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 15:53 WIB | Oleh:
Pengguna MRT Tembus 101 Ribu Penumpang Per Hari hingga Tengah 2024 Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Sejumlah penumpang berada di dalam MRT Jakarta, Rabu (12/6/2024).

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkapkan bahwa pada periode Januari hingga Juni 2024 pengguna jasa MRT tembus di angka 18 juta lebih penumpang atau 101 ribu orang per hari dan jumlah itu menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Pada tahun 2019 per hari kami mengangkut 86 ribu penumpang dan saat ini sudah 101 ribu penumpang per hari," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Indahwati Natangsa Tarigan di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kenaikan jumlah penumpang tersebut menunjukkan adanya peningkatan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum daripada transportasi pribadi.

Ia menjelaskan bahwa dari awal tahun 2024 hingga bulan Juni, total penumpang yang telah diangkut oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mencapai 18 juta lebih dengan rerata per hari di angka 101 ribu.

Mega mengatakan, terdapat peningkatan mencapai 15 ribu pengguna baru bila dibandingkan pada tahun 2019, mengingat tahun 2020-2022 terjadi pembatasan aktivitas karena pandemi COVID-19.

"Untuk pengguna sendiri itu beragam, baik pekerja maupun keluarga, terutama pada bulan ini karena libur sekolah," tuturnya.

Mega menambahkan, penumpang juga meningkat drastis ketika ada agenda di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) bahkan per hari bisa tembus lebih dari 160 ribu pengguna jasa moda transportasi tersebut.

"Pada saat agenda di GBK pasti terdapat peningkatan pengguna jasa. Saat laga kualifikasi Piala Dunia saja mengangkut sebanyak 166 ribu orang," katanya.

Peningkatan jumlah penumpang tersebut juga memberikan andil pada meningkatnya keluhan penumpang terhadap penumpang lainnya karena belum menyesuaikan bagaimana bertransportasi publik yang baik.

Menurut dia, keluhan para penumpang kepada penumpang lainnya di antaranya tidak mau mengantre di jalur yang telah ditetapkan, tidak memberikan tempat untuk prioritas dan sebagainya.

"Untuk itu kami kampanyekan gerakan tertib bertransportasi publik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.