Pemkab Rejang Lebong bangun jembatan dan jalan pelosok pedesaan
Kamis, 11 Jul 2024, 22:36 WIBRejang Lebong, Bengkulu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meresmikan jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Sindang Beliti Ilir sebagai upaya memperlancar akses ekonomi di daerah pelosok.
"Mudah-mudahan jembatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di wilayah Kota Padang, dan Kecamatan Sindang Beliti Ilir serta daerah sekitarnya," kataBupati Rejang Lebong Syamsul Effendi usai meresmikan jembatan penghubung Desa Lubuk Belimbing I dengan Lubuk Belimbing II di Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kamis.
Bupati mengatakan jembatan tersebut dibangun dalam dua tahun anggaran yakni Tahun 2022-2023 menelan anggaran keseluruhan mencapai Rp12 miliar.
Dia menjelaskan, jembatan rangka baja sepanjang 50 meter yang dibangun itu untuk memudahkan akses transportasi pengangkutan barang maupun orang di daerah itu mengingat sebelumnya masih berbentuk jembatan gantung.
Selesainya pembangunan jembatan itu, kata dia, disambut rasa syukur oleh warga Desa Lubuk Belimbing I dan Desa Lubuk Belimbing II karena sudah lama didambakan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong Samsul Maarif menjelaskan bahwa jembatan konstruksi rangka baja itumempunyai panjang 50 meter dan lebar 3,5 meter.
Kepala Desa Lubuk Belimbing II Sudarti dalam kesempatan itu mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemkab setempat atas pembangunanjembatan di atas Sungai Beliti ini, karena jembatan yang digunakan masyarakat itu sebelumnya berupa jembatan gantung.
"Jembatan gantung itu sebelumnya dibangun Tahun 1961, dan alhamdulillah sekarang sudah dibangun menjadi jembatan konstruksi rangka baja," ujar Sudarti.
Sementara itu, usai meresmikan jembatan rangka baja penghubung Desa Lubuk Belimbing I dengan Lubuk Belimbing II, Bupati Syamsul Effendi selanjutnya melakukan titik nol pembangunan jalan penghubung UPT Kota Padang dengan Kota Padang Baru dan Lubuk Belimbing II Kecamatan Kota Padang.
Penandaan titik nol jalan juga dibangun dengan aspal hotmiks sepanjang 5.140 meter lebar 3,5 meter yang menelan anggaran bersumber dari DAU Tahun 2024 sebesar Rp9,6 miliar.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Petani Harus Mendapatkan Harga yang Adil dan Stabil
-
APBD 2025 Penajam Mengalokasikan Gaji-Tunjangan bagi CPNS-PPPK 2024
-
Wali Kota Dorong Bandara Husein Kembali Jadi Gerbang Internasional Kota Bandung
-
Peringatan untuk Pekerja Lapangan! Ini Penyakit yang Muncul Saat Musim Hujan dan Banjir yang Harus Diwaspadai
-
Membaca “Generasi Emas 2045”: Gagasan Lintas Generasi untuk Membangun Manusia Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.