Rusun dan Apartemen Masuk Zona Bahaya Narkoba

Rabu, 10 Jul 2024, 01:47 WIB

JAKARTA - Para penghuni rumah susun (rusun) dan apartemen perlu berhati-hati karena Badan Narkotika Nasional Provinsi Jakarta memasukkan dua hunian tersebut ke dalam zona bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jakarta, Kombes Pol Monang Sidabuke, Selasa, ada beberapa rusun yang masuk zona bahaya penyalahgunaan narkotika. Salah satunya Rusun Tanah Tinggi di Johar Baru.

Ket. Foto: Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) membawa barang bukti narkoba jenis ganja sebelum dimusnahkan di Lapangan Parkir Kantor BNN, Jakarta, Selasa (21/5/2024). — Sumber: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso

Kemudian sejumlah apartemen juga masuk dalam zona waspada hingga bahaya narkoba. Menurut Monang, para pengguna narkoba saat ini banyak memilih rusun dan apartemen sebagai tempat konsumsi dan pengedaran narkoba. Ini adalah modus terbaru para pemakai yang lebih memilih ruang tertutup. "Para pemakai tidak lagi memilih tempat hiburan dalam mengonsumsi narkoba. Mereka lebih memilih rusun dan apartemen," ujar Monang.

Selain itu, Monang menyebut di Jakarta terdapat 117 titik yang masuk rawan narkoba.

BNNP Jakarta juga terus kerja sama dengan pengelola susun dan apartemen untuk sama-sama melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dia minta Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma agar segera membentuk Kantor Badan Antinarkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) di Jakarta Pusat.

"Kami imbau Wali Kota segera membentuk BNNK Jakarta Pusat. Sekarang baru ada di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Kehadiran BNNK sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan narkotika," ucap Monang.

Sebelumnya, BNNP Jakarta menyebut sebanyak 107 wilayah masuk kategori waspada peredaran narkoba yang perlu ditangani secara serius dan berkesinambungan. "Untuk Jakarta ada 26 wilayah yang masuk dalam kategori bahaya dari peredaran narkoba. Kemudian ada 107 kawasan yang masuk dalam kategori waspada peredaran narkoba," kata Kepala BNNP Jakarta, Brigjen Pol Nurhadi Yuwono.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.