PBB Peringatkan Ancaman Badai Beryl

Sabtu, 06 Jul 2024, 00:00 WIB

JENEWA - Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO) memperingatkan Badai Beryl semakin kuat selama akhir pekan ini dan telah menyebabkan kerusakan yang tak terbayangkan. Badai lain mungkin akan sama kuatnya atau lebih buruk dari Badai Beryl di masa mendatang.

Dikutip dari Science Times, baru-baru ini badan cuaca dan iklim PBB itu mengatakan badai tropis yang memecahkan rekor itu dengan cepat menguat saat bertambah kuat di Samudera Atlantik yang lebih hangat dan berubah menjadi sistem yang menurunkan satu ton hujan.

Ket. Foto: World Meteorological Organization (WMO) — Sumber: ISTIMEWA

Petugas ilmiah program siklon tropis WMO, Anne-Claire Fontan, menyatakan Beryl mengindikasikan musim badai Atlantik yang sangat sibuk pada tahun 2024. Badai ini terbentuk di lokasi yang langka untuk saat ini dan berkembang sangat cepat.

Juni adalah bulan paling awal yang pernah mereka lihat badai menghantam kategori 4. Kemudian, badai itu dengan cepat meningkat ke kategori 5, yang menunjukkan eskalasi yang sangat cepat. Pakar itu mengatakan badai itu memulai musim di Kategori 5 cukup awal. "Ini sungguh tidak biasa. Bahkan, Badai Beryl memecahkan rekor," tambah Fontan.

Menurutnya, lokasi tersebut telah mengalami anomali positif air panas yang signifikan selama lebih dari setahun. Mengingat bahwa siklon ditenagai oleh energi laut, itu merupakan energi yang sangat besar.

Badai Dahsyat

Seperti yang disebutkan Fontan, suhu mempengaruhi intensitas badai. Dengan pemanasan global, badai yang lebih dahsyat dapat menghantam kita.

Ia menambahkan Beryl menjadi contoh jenis sistem yang harus kita antisipasi di masa depan. Badai kategori 5 dengan hujan lebat yang meningkat dengan cepat dan memiliki banyak energi di permukaan laut.

Menurut Fontan, pemanasan global tidak selalu berdampak pada peningkatan aktivitas siklon tropis dalam hal frekuensi. Namun, kami mengantisipasi perubahan ke arah sistem yang jauh lebih kuat dengan angin yang jauh lebih kencang. Faktor tambahan adalah hujan yang lebih banyak akan dikaitkan dengan siklon tropis di lingkungan yang lebih hangat yang dapat menahan lebih banyak kelembapan.

Jumlah korban tewas akibat Badai Beryl yang menghantam Jamaika dan Kepulauan Cayman terus meningkat. Hingga saat artikel ini ditulis, badai kategori 4 tersebut telah menewaskan sedikitnya sembilan orang. Menurut laporan, tiga orang tewas di Venezuela, tiga orang di Saint Vincent dan Grenadines, serta tiga orang di Grenada dan Carriacou.

Setelah komunikasi pulih sesudah terganggu oleh banjir dan angin kencang akibat badai tropis yang mematikan, jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat.

Badai Beryl, badai kategori 5 yang menerjang pulau-pulau kecil Karibia, mencapai puncaknya pada Selasa pagi, 2 Juli. Badai itu masih merupakan badai yang kuat saat menerjang Jamaika dan Kepulauan Cayman pada Rabu.

Perdana Menteri Jamaika, Andrew Holness, memberlakukan jam malam selama 12 jam pada pukul 6 pagi sebelum Beryl tiba di Jamaika dan mengeluarkan perintah evakuasi di daerah dataran rendah.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.