- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jepang Peringatkan Kejahat...
Jepang Peringatkan Kejahatan Seks Pasukan AS Tak Dapat Ditoleransi
Sabtu, 06 Jul 2024, 00:11 WIBIstanbul - Jepang memperingatkan bahwa kasus-kasus kekerasan seksual di negara tersebut yang melibatkan pasukan AS tidak dapat ditoleransi dan mendesak Washington untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Mengekspresikan kepedihan yang mendalam atas terungkapnya lima kasus kekerasan seksual yang dilakukan pasukan Amerika, Menteri Luar Negeri Yoko Kamikawa sebagaimana dilaporkan Anadolu, Jumat, mengatakan terjadinya insiden-insiden tersebut sedemikian rupa sehingga ia merasa hal itu tidak dapat ditoleransi.
"Insiden tersebut telah menimbulkan banyak kecemasan di masyarakat setempat," kata Kamikawa.
Kamikawa menjawab pertanyaan wartawan tentang meningkatnya kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh tentara Amerika. Sekitar 50.000 tentara AS dikerahkan di Jepang berdasarkan pakta keamanan bilateral, sekitar setengahnya berada di Okinawa.
"Ini adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi. Insiden ini sangat disesalkan, dan ketika saya memikirkan para korbanâ¦Saya sangat sedih sebagai menteri luar negeri," katanya, merujuk pada perannya dalam Satuan Tugas Perempuan, Perdamaian dan Keamanan.
Terjadinya kejahatan seksual, katanya, merupakan tantangan utama. Kamikawa menegaskan bahwa ia mempromosikan cita-cita dan konsep yang mencakup perlindungan hak asasi manusia dan martabat perempuan.
"Pencegahan kekerasan seksual oleh personel militerâ¦dan upaya untuk mendapatkan tanggung jawab serta hukuman adalah hal yang kami tekankan," ucapnya.
Lebih lanjut Kamikawa mengatakan Kementerian Luar Negeri akan bekerja sama dengan pihak AS mengenai langkah-langkah spesifik dan juga akan meminta untuk berhati-hati dalam mencegah insiden.
Mengenai kekhawatiran yang diajukan oleh pihak berwenang di Okinawa, Kamikawa mengatakan Gubernur Okinawa Denny Tamaki mengajukan protes atas masalah tersebut dan meminta komunikasi menyeluruh sehubungan dengan insiden tersebut
Menanggapi itu, Pentagon menyatakan penyesalannya atas kejahatan seks yang dilakukan oleh tentara Amerika di tanah Jepang dan mengatakan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin memantau perkembangannya dengan cermat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wamenkes Soroti Urgensi Integrasi Data Kualitas Udara dan Kesehatan
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Kopdes Merah Putih Buka Lowongan Posisi Manajer, Pelamar Tembus 639.732 Orang
-
Warga Depok Diminta untuk Waspada Penularan Hantavirus
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 10 Provinsi pada Hari Ini, Rabu (11/2), Jakarta Salah Satunya, Waspadai Luapan Sungai
-
Ebola Darurat Internasional! Afrika Waspada Penyebaran Virus Mematikan ke 10 Negara
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.