Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keluarga Muda Kerap Menyepelekan Gizi Anak

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 19:45 WIB | Oleh:
Keluarga Muda Kerap Menyepelekan Gizi Anak Doc: istimewa
Ket. Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, dalam HUT ke 73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), di Jakarta, Kamis (4/7).

JAKARTA - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, menilai keluarga muda kerap mengeyampingkan kebutuhan gizi anak. Salah satu contohnya dengan memberikan kental manis sebagai minuman susu untuk anak.

"Saya khawatir tanpa edukasi yang memadai, kemudian persoalan gizi ini diabaikan oleh masyarakat kita terutama para keluarga muda," ujar Benyamin, dalam HUT ke 73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), di Jakarta, Kamis (4/7).

Dia khawatir keluarga muda membiarkan anak hanya makan yang disukai saja, padahal belum tentu ada gizinya. Menurutnya, kental manis tidak tepat diberikan kepada anak, terlebih ditujukan sebagai susu untuk pemenuhan gizi.

Benyamin menambahkan, kesalahan konsumsi ini dapat membuat anak mengalami berbagai masalah tumbuh kembang. Lebih parah, bisa juga memicu berbagai jenis penuakit. "Kental manis bukan susu untuk anak, karena itu tidak baik untuk kesehatan anak," tuturnya.

Anggota DPRD Tangerang Selatan, Putri Ayu Anisya yang mengatakan edukasi salah konsumsi kental manis perlu semakin digencarkan. Pasalnya, hingga kini banyak orang tua memberikan kental manis yang dianggap sebagai susu kepada anaknya.

"Jika ibu tidak dibekali dengan pengetahuan gizi, maka kita tidak akan bisa menyelesaikan kesalahan konsumsi kental manis ini," katanya.

Salah satu warga Kampung Baru, Serpong Utara yakni Lisnah yang hadir pada acara itu mengakui kerap menggunakan kental manis sebagai susu selama dua tahun terakhir. Pemberian kental manis tersebut mulanya bertujuan agar anaknya bisa lebih berisi.

"Setelah dikasih susu kental manis, dia [anaknya] berat badannya berisi terus, naik terus," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.