Kebakaran Hutan Tak Terkendali, Ribuan Warga California Diminta Mengungsi

Kamis, 04 Jul 2024, 09:53 WIB

OROVILLE - Ribuan orang diperintahkan untuk mengungsi saat kebakaran hutan berkobar tak terkendali di California utara, wilayah tersebut dilanda gelombang panas "yang sangat berbahaya" yang memperburuk kondisi.

Lebih dari 1.200 hektare rumput dan hutan habis terbakar sejak Selasa (2/7) ketika kebakaran dimulai di luar Oroville, pihak berwenang memerintahkan 13.000 orang untuk meninggalkan daerah tersebut.

Ket. Foto: Kebakaran yang tak terkendali di California utara telah memicu peringatan bagi ribuan orang untuk mengungsi. — Sumber: France24/AFP/JOSH EDELSON

Kota yang terletak di dekat ibu kota negara bagian Sacramento, hanya berjarak 23 mil (38 kilometer) dari Paradise, sebuah komunitas yang hancur pada tahun 2018 oleh kebakaran paling mematikan dalam sejarah negara bagian itu, yang menewaskan 85 orang.

Garrett Sjolund, kepala pemadam kebakaran Butte County, mengatakan wilayah itu berada dalam "peringatan bendera merah".

"Kondisi di daerah kami musim panas ini sangat berbeda dengan yang kami alami selama dua musim panas terakhir," katanya kepada wartawan.

"Bahan bakarnya sangat padat. Semak belukar kering, dan seperti yang Anda lihat, angin apa pun akan memadamkan api dengan sangat cepat."

Ilmuwan iklim mengatakan wilayah barat AS sedang mengalami pengeringan selama puluhan tahun akibat perubahan pola cuaca, setidaknya sebagian karena pemanasan global yang disebabkan manusia.

California mengalami kekeringan selama sekitar 20 tahun, tetapi dua tahun terakhir relatif ringan, dengan jumlah hujan yang mendekati rekor yang memenuhi waduk dan memicu pertumbuhan pesat di hutan dan padang rumput.

Namun, tahun 2024 diperkirakan akan menjadi tahun yang panas dan kering, dan flora mengering dengan cepat, memicu kebakaran hutan yang merupakan bagian normal dari siklus alami ekosistem.

Kondisi ini membuat para pejabat mengeluarkan peringatan tentang potensi kebakaran hebat yang dapat terjadi, terutama jika orang-orang ceroboh atau lalai menyalakan kembang api selama libur Hari Kemerdekaan 4 Juli mendatang.

"Kami mengalami empat kebakaran dalam beberapa minggu terakhir. Ini adalah musim kebakaran yang buruk," kata Sheriff Butte County Kory Honea.

"Hal terakhir yang kita butuhkan adalah seseorang yang membeli kembang api dari tempat penjualan api lokal lalu keluar dan melakukan hal bodoh. Jangan jadi orang bodoh."

Pada hari Rabu, sekitar 400 petugas pemadam kebakaran memadamkan api di darat dengan alat berat dan melalui udara dengan pesawat dan helikopter.

Sjolund mengatakan bahwa peralatan dan personel didatangkan dari yurisdiksi lain untuk memperkuat operasi.

Badan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa suhu diperkirakan akan tetap sangat tinggi, mencapai hingga 115 Fahrenheit (46 Celsius) di beberapa tempat selama beberapa hari mendatang.

"Situasi yang sangat berbahaya sedang terjadi saat kita memasuki peristiwa panas yang berpotensi mematikan, bersejarah, dan berkepanjangan," tulis layanan tersebut di media sosial.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.