BMKG: Pulau Jawa-NTB Dilanda Suhu Panas Maksimum 34 Derajat Celcius
Senin, 01 Jul 2024, 13:38 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sejumlah kota besar di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat dilanda suhu panas maksimum harian mencapai 34 derajat Celsius pada Senin (1/7).
Dalam keterangan Pusat Meteorologi Publik BMKG yang diterima di Jakarta, Senin (1/7), melaporkan bahkan mayoritas wilayah mulai dari Kota Semarang, Surabaya, Majalengka, dan Sumbawa dalam 24 jam terakhir terdeteksi dilanda ????kondisi suhu panas maksimum itu.
Hasil analisa tim ??????Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Fenomena Khusus???? BMKG, Senin siang, suhu terpanas di wilayah Semarang, Jawa Tengah (Stasiun Klimatologi Jawa Tengah) dan Surabaya, Jawa Timur (Stasiun Meteorologi Perak I) setinggi 34,8 derajat Celcius.
Tim tersebut di saat yang sama juga menganalisa suhu panas maksimum setinggi 34,6 - 33,2 derajat Celcius melanda sebagian besar wilayah mulai di Sumatera Utara (Deli Serdang, Medan), Aceh, Sumatera Selatan (Palembang, Ogan Ilir), Lampung (Pelabuhan Panjang), Banten (Curug), Kalimantan Barat (Sambas, Pontianak), Kalimantan Utara (Selor Bulungan, Nusa Tenggara Timur (Sumba Timur).
Secara umum suhu panas maksimum pada siang hari tersebut disebabkan karena gerak semu matahari dengan jarak terdekat di ekuator sebagaimana dilaporkan sebelumnya oleh tim meteorologi BMKG.
Fenomena ini sekaligus menandakan musim kemarau mulai melanda Indonesia dan diprakirakan puncaknya berlangsung pada Juli-September 2024.
Demi mengurangi dampak suhu panas, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengkonsumsi air mineral secara cukup dan teratur supaya terhindar dari dehidrasi, terutama saat melaksanakan kegiatan di luar ruangan.
Kemudian menggunakan pelindung seperti topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas, kacamata hitam melindungi mata, bila perlu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet (UV), atau dengan menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari bila tidak perlu.
Di sisi lain, BMKG juga mengimbau masyarakat tidak sembarang melakukan pembakaran sampah atau sebagainya, dan kepada pemerintah daerah untuk juga mengintensifkan pengawasan hingga penyiraman darat demi mengurangi potensi kebakaran akibat terik matahari pada kawasan hutan, dan lahan mineral seterusnya.
BMKG memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang aktual setiap harinya terkait hasil analisa suhu panas dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Minggu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah dari Pagi hingga Malam, Suhu Mencapai 33 Derajat Celsius
-
Cegah Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
-
Diskum Batam Beri Layanan NIB untuk 100 Pelaku Usaha Mikro di Pulau Penyangga
-
Ebola Darurat Internasional! Afrika Waspada Penyebaran Virus Mematikan ke 10 Negara
-
Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Selat Bali
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Gennaro Gattuso Jadi Kandidat Pengganti
-
Manchester City Berencana Buat Patung Pep Guardiola
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.