Pemkot Kediri Resmikan Pengembangan Pasar Grosir Ngronggo

Minggu, 30 Jun 2024, 17:03 WIB

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, meresmikan pembangunan pengembangan Pasar Grosir Ngronggo, Kota Kediri, sehingga turut serta mendukung dalam operasional pasar sayur dan buah tersebut.

Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah mengemukakan sebagai salah satu pusat grosir buah dan sayur terbesar se-Kediri Raya, keberadaan Pasar Grosir Ngronggo memang sangat krusial dan menjadi salah satu dalam mendukung stabilitas dan penurunan inflasi Kota Kediri.

"Dengan berdirinya 107 kios baru ini, pasar grosir diharapkan dapat menggerakkansupply chain(jaringan antara perusahaan dan pemasok saja) ekonomi di Kediri semakin besar," katanya di Kediri, Ahad.

Ia juga memberikan apresiasi, sebab saat ini pembangunan pengembangan pasar tersebut sudah selesai, sehingga bisa langsung dimanfaatkan oleh para pedagang.

"Senang sekali dapat melihat langsung selesainya pengembangan Pasar Grosir Ngronggo. Meskipun pembangunannya sempat terhenti dan diiringi dinamika, Alhamdulillah pengembangan Pasar Grosir Ngronggo sudah bisa dinikmati oleh pedagang dan warga. Dibangun juga gapura dan taman sehingga menambah suasana pasar ini lebih bersih, rapi, modern dan tertata," kata dia.

Dirinya juga memberikan pesan agar manajemen pengelolaan pasar harus lebih profesional untuk meningkatkan mutu layanan dan menjamin kualitas produk. Sehingga Pasar Grosir Ngronggo ini menarik lebih banyak konsumen dan dampaknya bisa menguntungkan semua pihak.

"Saya tekankan kepada pengelola dan pedagang pasar, untuk bersama-sama rawat sarana prasarana yang ada di pasar ini agar tetap aman, nyaman, bersih dan asri. Para penyewa juga wajib menjaga aset yang sudah dibangun dan dikelola oleh paguyupan pedagang sampai dengan 10 tahun ke depan agar pada saat diserahkan ke Pemkot masih layak dimanfaatkan," kata dia.

Zanariah juga mengingatkan kepada para pedagang untuk lebih berhati-hati, sebab posisi pasar baru ini berada di tepi jalan besar besar.

"Pastikan akses ke pasar bagian selatan juga diperhatikan. Maksudnya agar pedagang di sebelah sana tidak menjadi sepi," kata dia.

Pengembangan pasar itu dilakukan sebagai solusi atas kondisi pasar grosir yang sudah penuh. Pemkot Kediri kemudian membangun ratusan kios baru di pasar tersebut.

Terdapat 107 kios yang dibangun. Sistem pembangunan tersebut dilakukan dengan mekanismebuild, operate, transfer(BOT) atau bangun guna serah yang dilaksanakan di tanah seluas 7.000 meter persegi.

Pengelolaan pasar tersebut dilakukan oleh pemkot, namun untuk pengelolaan kios oleh paguyuban di pasar tersebut. Dengan pembangunan tersebut, diharapkan proses jual-beli di pasar grosir menjadi lebih baik, sehingga turut menguntungkan pula bagi pedagang. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.