BEI Alokasikan Rp151,69 Miliar Jadi Cadangan Wajib
Rabu, 26 Jun 2024, 16:06 WIBJAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 menyepakati untuk menyisihkan sebagian laba bersih tahun buku 2023 yang senilai Rp151,69 miliar sebagai cadangan wajib perseroan.
"Sehingga total cadangan wajib yang terbentuk senilai Rp154,50 miliar atau 20 persen dari modal disetor perseroan per 31 Desember 2023 senilai Rp772,50 miliar," ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman di Jakarta, Rabu (26/6).
Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan anggota dewan komisaris untuk masa bakti 2024-2028, yakni Komisaris Utama Nurhaida, Komisaris Yozua Makes, Komisaris Mohamad Oki Ramadhana, ???????Komisaris Karman Pamurahardjo, dan ???????Komisaris Lany Djuwita.
Selain itu, dalam RUPST, perseroan juga membahas beberapa agenda lainnya, diantaranya persetujuan atas laporan tahunan termasuk laporan tugas pengawasan dewan komisaris dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2023.
Kemudian, penunjukan akuntan publik tahun buku 2024, pengangkatan dan penetapan honorarium bagi anggota Dewan Komisaris masa jabatan 2024-2028, pemberian uang jasa pengabdian bagi anggota Dewan Komisaris yang berakhir masa jabatannya, serta perubahan anggaran dasar perseroan.
RUPST tahun 2024 BEI dihadiri oleh sebanyak 91 pemegang saham atau 100 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara.
Sepanjang 2023, BEI mencatatkan pendapatan senilai Rp2,5 triliun, dengan capaian laba bersih senilai Rp578,67 miliar, serta berhasil menekan kenaikan beban menjadi 7,7 persen apabila dibandingkan dengan rata-rata kenaikan beban perseroan selama dua tahun terakhir yang senilai 14,9 persen.
Pada tahun lalu, BEI menyelenggarakan berbagai kegiatan penting, diantaranya peluncuran IDX Mobile pada 13 Juli 2023, kampanye Aku Investor Saham pada 10 Agustus 2023, dan peluncuran IDXCarbon pada 26 September 2023.
Selain itu, terdapat 18.641 kegiatan edukasi untuk investor yang diikuti 3.157.641 partisipan dan 99 kegiatan edukasi go public dalam bentuk seminar, serta 585 kegiatan one-on-one meeting dengan calon penerbit efek potensial.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hingga Pukul 03:40 Baru 60 Persen Upaya Bebaskan Korban KAI yang Terjepit. Kesempitan Ruang Kerja Jadi Kendala
-
Semifinal Liga Champions Bakal Superketat, Sebab Tiga Peserta Adalah Pemuncak Kompetisi Domestik
-
Pasar Hunian Menengah Atas Tunjukkan Resiliensi, Penjualan Properti Terus Bertumbuh
-
Rupiah Kian Terkikis Sepanjang 2026: Ketika Sentimen Global Mengalahkan Fundamental Domestik
-
Sabtu, Samsat Keliling Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi
-
Gubernur Elisa Kambu Dukung Penuh Rumah Subsidi di Papua Barat Daya, Perizinan Dipermudah
-
idEA: Perlindungan UMKM Sebaiknya Dilakukan Proporsional dan Transparan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.