Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

45 Siswa SMA dan SMK di Papua Barat Bersaing pada Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
45 Siswa SMA dan SMK di Papua Barat Bersaing pada Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Abdul Fatah melakukan penyematan tanda peserta lomba O2SN tahun 2024 tingkat provinsi di Manokwari, Selasa.

Manokwari - Sebanyak 45 orang siswa SMA dan SMK dari lima kabupaten di Provinsi Papua Barat akan bersaing pada lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan sejak 25-28 Juni 2024.

Lima kabupaten yang mengirimkan peserta lomba adalah Kabupaten Manokwari, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Kaimana, dan Kabupaten Fakfak.

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Abdul Fatah di Manokwari, Selasa, mengatakan penyelenggaraan lomba bukan hanya sekadar ajang kompetisi melainkan menjadi wadah meningkatkan kemampuan setiap siswa.

"Siswa dari beberapa satuan pendidikan akan bersaing meraih prestasi tingkat provinsi kalau juara maka lanjut ke nasional," kata Abdul.

Dia menjelaskan bahwa puluhan peserta dari lima kabupaten akan mengikuti lima jenis lomba yang dipusatkan di Manokwari yaitu lomba karate, silat, bulu tangkis, renang, dan atletik.

Seluruh peserta wajib menjunjung tinggi semangat sportivitas, kejujuran, dan mengedepankan persaingan yang sehat pada setiap jenis lomba sehingga memperoleh prestasi terbaik.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pelatih dan guru pembimbing atas dedikasi yang tinggi dalam melatih potensi generasi muda Papua Barat," ujar dia.

Ketua panitia lomba O2SN tingkat Provinsi Papua Barat Iman menjelaskan, peserta lomba yang berhasil meraih emas atau juara satu akan melanjutkan ke tingkat nasional.

Panitia juga sudah menyiapkan satu wasit dan satu juri dengan total keseluruhan sebanyak 10 orang untuk memimpin lima jenis perlombaan yang digelar selama empat hari di Manokwari.

"Juri dan wasit berasal dari Papua Barat dan ada yang dari Papua Barat Daya. Kami mengharapkan seluruh peserta mematuhi aturan di masing-masing jenis lomba," ujar Iman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.