Hindari Jual Beli Kuota

Selasa, 25 Jun 2024, 03:58 WIB

TANGERANG - Demi menjaga keadilan proses belajar, harus dihindari praktik jual beli kuota atau kursi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD tahun ajaran 2024/2025.

"Dinas Pendidikan Kota Tangerang memastikan tidak ada kursi atau kuota yang diperjualbelikan," tandas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, Senin.

Ket. Foto: Seorang wali murid sedang berkonsultasi terkait PPDB jenjang SD beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Kota Tangerang

"Sekali lagi saya tegaskan tidak ada kursi atau kuota yang diperjualbelikan dalam PPDB Kota Tangerang," tegasnya. Jamaluddin mengatakan PPDB jenjang SD tahun ajaran 2024/2025 di Kota Tangerang telah resmi berakhir dan ditutup meski masih ada kuota tersisa.

Dikatakannya kuota di jenjang SD berlebih karena calon peserta didik dari luar Kota Tangerang dibatasi sebesar lima persen. Kuota tersisa 3.810. "Kuota tersebut tidak dapat digunakan atau diisi oleh jalur lainnya karena tahap kedua telah selesai dan sudah ditutup," ujarnya.

Saat ini, siswa yang telah mendaftar siap menempuh pendidikan pada tahun ajaran baru yang tersebar di 271 SD negeri di 13 kecamatan. Dia berharap, seluruh peserta didik baru dapat mengikuti seluruh kegiatan belajar dan mengajar di sekolah yang telah dipilih dengan baik sehingga menjadi calon-calon pemimpin di masa depan.

"Mudah-mudahan, semuanya dapat mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di sekolah dengan baik. Jadi, mereka dapat menjadi calon pemimpin di masa depan dan menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Jenjang SMP

Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Banten membagi tiga zona wilayah untuk PDB jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2024/2025. Menurut Jamaluddin, PPDB jenjang SMP dibuka mulai tanggal 24 Juni 2024. Ini diawali dengan jalur peserta didik berkebutuhan khusus tanggal 24 - 25 Juni, perpindahan tugas orang tua/wali tanggal 25 Juni, afirmasi tanggal 28-29 Juni, zonasi tanggal 2-3 Juli dan prestasi tanggal 5 Juli.

"Kami harap para orang tua bisa menyesuaikan pendaftaran dengan waktu dan jalur yang ditetapkan untuk lebih memudahkan," katanya. Khusus untuk jalur zonasi, Jamaluddin mengatakan pembagian dilakukan untuk memudahkan calon peserta didik memilih sekolah yang dekat dengan rumahnya.

"Tiga zona itu untuk menghimpun pendaftaran dari 13 wilayah kecamatan di Kota Tangerang. Jadi para orang tua bisa menyesuaikannya," ujarnya. Sementara itu, zona 1 terdiri dari Kecamatan Ciledug, Kecamatan Larangan, Kecamatan Karang Tengah, dan Kecamatan Pinang. Sekolahnya adalah SMP 3, SMP 11, SMP 23, SMP 24, SMP 25, SMP 28, SMP 32, SMP 33 dan SMP 34 Tangerang. Semuanya SMP Negeri.

Lalu di zona 2 ada Kecamatan Tangerang, Kecamatan Cipondoh, Kecamatan Batuceper, Kecamatan Benda, dan Kecamatan Neglasari. Sekolahnya adalah SMP 1, SMP 2, SMP 4, SMP 5, SMP 7, SMP 10, SMP 13, SMP 14, SMP 16, SMP 18, SMP 21, SMP 22, SMP 26, dan SMP 30.

Zona 3 dengan wilayah Kecamatan Periuk, Kecamatan Karawaci, Kecamatan Cibodas, Kecamatan Jatiuwung. SMP Negerinya adalah SMP 6, SMP 8, SMP 9, SMP 12, SMP 15, SMP 19, SMP 20, SMP 27, SMP 29, SMP 31 dan SMP 17.

Sebelumnya Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan Pemerintah Kota Tangerang mencanangkan program penambahan Rombongan Belajar (Rombel) dan pembangunan sekolah baru. Ini sebagai upaya memenuhi daya tampung siswa yang lulus ke jenjang selanjutnya.

Menurut Nurdin, saat ini dari total 30.800 siswa lulusan SD di Kota Tangerang, daya tampung SMP Negeri hanya 10.800. Hal ini tentu menjadi perhatian serius Pemkot. wid/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.