Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SD Perdana Sukamara Ungkap Implementasi Kurikulum Merdeka

📅 Senin, 24 Jun 2024, 03:13 WIB | Oleh:
SD Perdana Sukamara Ungkap Implementasi Kurikulum Merdeka Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Kepala Sekolah SD Perdana Sukamara, Krisdiana (kanan) dan Guru SD Perdana Sukamara, Cut Maharani (kiri), saat ditemui Koran Jakarta di SD Perdana Sukamara, Kalimantan Tengah, pekan lalu.

JAKARTA - Kepala Sekolah SD Perdana Sukamara, Krisdiana, mengungkapkan proses implementasi Kurikulum Merdeka. Menurutnya, Kurikulum Merdeka yang telah menjadi Kurikulum Nasional lebih baik dari Kurikulum 2013.

"Kalau kurikulum 2013 ada 9 tema yang mesti diberikan sampai habis mau murid mengerti atau tidak," ujar Krisdiana, saat ditemui Koran Jakarta di SD Perdana Sukamara, Kalimantan Tengah, pekan lalu.

Dia mengatakan, proses implementasi Kurikulum Merdeka yaitu mendorong guru harus sering belajar dan menyiapkan materi-materi baru.

Menurutnya, hal tersebut penting karena murid generasi saat ini mudah mengakses informasi dari internet, termasuk jenjang SD.

Krisdiana menambahkan, pendekatan pembelajaran juga mesti jadi perhatian dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Menurutnya, murid akan lebih cepat menangkap materi melalui permainan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Anak-anak senang permainan. Kita lakukan itu sebagai pendekatan pembelajaran. Anak-anak juga penasaran untuk membuktikan informasi yang didapat. Lebih kritis," jelasnya.

Penguatan Karakter

Guru SD Perdana Sukamara, Cut Maharani, menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka menyesuaikan dengan masing-masing kelas. Untuk kelas tingkat awal diprioritaskan pada penguatan karakter siswa.

"Untuk kelas 1 dan 2 memang tantangannya mengondusifkan kelas," katanya. Dia mencontohkan, salah satu kasus adalah siswa sering bergerombol pergi ke kamar mandi.

Akhirnya dia menggunakan membuat media pembelajaran berupa kartu rambu untuk mengajarkan siswa budaya mengantre.

"Mungkin tampaknya sepele, tapi sebenarnya dampak besar. Siswa jadi lebih teratur. Kita juga tidak menghukum untuk mendorong siswa bisa meminta maaf dan mengaku salah," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.