Gelombang Panas Melanda AS, Badan Cuaca Keluarkan Peringatan

Kamis, 20 Jun 2024, 13:26 WIB

JAKARTA - Gelombang panas yang berlangsung selama beberapa hari masih melanda jutaan orang Amerika Serikat, dari wilayah Barat Tengah hingga Timur Laut.

Para pejabat menyatakan keadaan darurat dan mendesak masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan karena suhu tetap tinggi.

Ket. Foto: Layanan Cuaca Nasional (NWS) AS telah mengeluarkan peringatan untuk setidaknya 15 negara bagian, termasuk di beberapa kota besar seperti Philadelphia, Columbus, dan Boston. — Sumber: AP/Jeff Roberson

Hingga Rabu (19/6) sore, Layanan Cuaca Nasional (NWS) Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan untuk setidaknya 15 negara bagian, termasuk di beberapa kota besar seperti Philadelphia, Columbus, dan Boston.

"Suhu tertinggi di sore hari dan suhu terendah di malam hari kemungkinan akan menantang rekor harian dan bahkan rekor bulanan," kata NWS dikutip media independen AS, NRP. "Mereka yang tidak memiliki akses terhadap AC yang dapat diandalkan diimbau untuk mencari cara untuk menenangkan diri."

Perubahan iklim meningkatkan intensitas dan frekuensi panas ekstrem.

Gubernur Connecticut Ned Lamont memprakarsai protokol cuaca panas di negara bagian tersebut. Di New York, indeks panas maksimum, yang menggabungkan suhu dengan kelembaban relative, diperkriakan berkisar sekitar 100 di beberapa tempat pada hari Rabu.

Gubernur Kathy Hochul mengaktifkan pusat operasi darurat negara bagian itu.

Walikota Boston Michelle Wu mengumumkan darurat panas selama tiga hari di kota tersebut, yang juga memperkirakan indeks panas akan mencapai angka 90-an derajat Farenheit atau mencapai 100. Indeks panas dikenal sebagai suhu semu, suhu yang dirasakan tubuh manusia ketika kelembapan relatif dikombinasikan dengan suhu udara.

"Gelombang panas merupakan risiko bagi masyarakat kita, jadi setiap orang harus memastikan untuk tetap terhidrasi, batasi aktivitas di luar ruangan jika memungkinkan, kenakan banyak tabir surya, dan periksa tetangga dan orang yang Anda cintai," kata Wu.

Sekolah-sekolah umum di Buffalo dan Rochester mengumumkan pembubaran kelas awal minggu ini karena panas yang berlebihan. Sementara Sekolah Umum Worcester di Massachusetts memutuskan untuk membatalkan kelas pada hari Kamis dan mengakhiri tahun ajaran lebih awal karena cuaca yang terik.

Pusat pendingin dibuka di beberapa negara bagian. Layanan Cuaca Nasional mengatakan suhu diperkirakan akan tetap hangat sepanjang malam, yang berarti mereka yang tidak memiliki AC mungkin tidak dapat mendinginkan diri dengan mudah dan menghadapi risiko panas yang lebih besar.

CBS melaporkan, lebih dari 15.000 pelanggan listrik di wilayah Pittsburgh, hingga jam 8 malam pada hari Sabtu, mengalami listrik padam dan mungkin tidak dapat memulihkan listrik hingga akhir pekan.

NWS mengatakan gelombang panas besar pertama musim ini akan mencapai puncaknya di Great Lakes bagian timur dan New England pada hari Kamis (20/6), dan berlangsung hingga Jumat (21/6) dan akhir pekan di Ohio Valley dan Atlantik Tengah.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif

BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (22/8)

Wamenko Bidang Pangan Tinjau Karhutla Kalteng, Simbol Kehadiran Pemerintah

Jangan Lupa Bawa Payung! BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Sabtu

Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran

Jangan Cuma di Rumah! Ini 5 Rekomendasi Akhir Pekan di DKI, Ada Pameran Menarik

Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)

Singasari Expo IV Tahun 2026, Momentum Perkuat UMKM & Pelestarian Budaya Badung

Garuda Pertiwi U-16 Pastikan Tiket ke Final Piala Srikandi Merdeka

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Beroperasi, Layani Operasi Warga Terdampak Gempa NTT

Sandy Walsh Nyaman Beradaptasi Bersama Persib Bandung

Rektor Unsoed Diduga Terima Rp1 Miliar, Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Maba

APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun

Syuting The Batman: Part II, Batmobile dan Glasgow Menjelma Jadi Gotham Bersalju

Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor

KPK Jelaskan Alasan Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid

Miris, KPK Ungkap Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed dan Jual Beli Kursi FPIK dan FH Jalur Mandiri

KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.