Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres: Idul Adha Momentum Tingkatkan Solidaritas

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres: Idul Adha Momentum  Tingkatkan Solidaritas Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Shalat Idul Adha di istiqlal -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin (tengah) berbincang dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (ketiga kiri) saat menghadiri shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (17/6). Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal itu dipimpin oleh Imam Rawatib Masjid Istiqlal Martomo Malaing sementara khatibnya disampikan oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Amin Suyitno.

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin, mengatakan Idul Adha adalah momentum untuk meningkatkan solidaritas sosial. Menurutnya, berkurban sebagai bagian dari Idul Adha merupakan simbol pengorbanan seseorang terhadap sesama.

"Idul Adha adalah momentum untuk meningkatkan solidaritas sosial," ujar Wapres, usai Salat Id, di Jakarta, Senin (17/6).

Wapres mengharapkan semangat berkorban bangsa Indonesia harus terus dihidupkan dan bahkan ditingkatkan. Dia yakin bahwa bangsa Indonesia saat ini masih menjadi bangsa yang peduli terhadap sesama bahkan tanpa memandang latar belakang agamanya.

"Jangan sampai melemah, jangan sampai tidak peduli. Tidak peduli ini bahaya. Kalau ada generasi yang sudah tidak peduli lagi terhadap sesama, itu saya kira lonceng kematian atau kehancuran (bangsa ini)," jelasnya.

Dia menilai, jauhnya seorang hamba dengan Tuhan disebabkan adanya hambatan-hambatan seperti rasa berat untuk bersedekah dan berkurban. Dia mengimbau, khususnya umat Islam yang mampu dan memenuhi syarat agar berkurban di hari Idul Adha atau hari-hari Tasyrik setelahnya.

Kepedulian Sosial

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno mengatakan, ibadah kurban memperkuat ikatan kepedulian sosial dan solidaritas antaraumat Islam. Ibadah kurban menciptakan rasa kebersamaan, persatuan, dan saling peduli antarsesama Muslim, juga mengajarkan nilai-nilai saling berbagi, empati, dan kepedulian sosial dalam masyarakat.

"Ibadah kurban mendorong umat untuk memperdalam spiritualitas dengan taqarrub billah dan sekaligus memperkuat akhlak yang baik," ucapnya.

Dia menekankan, proses penyembelihan hewan kurban harus tetap mematuhi aturan dan tata cara yang ditetapkan dalam agama. Selain itu, pembagian daging kurban juga dimaksudkan sebagai upaya menebarkan kecintaan sesama umat.

"Selama pelaksanaan qurban, masyarakat saling berbagi daging kurban dengan orang-orang yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, yatim piatu, dan kaum dhuafa," terangnya.

Terpisah, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak masyarakat agar perayaan Idul Adha 1445 H (Hijriah) menjadi momentum untuk terus memupuk semangat kepedulian kita terhadap sesama, serta nilai-nilai etika dan moralitas, guna mewujudkan persatuan bangsa.

"Ini penting bagi setiap anak bangsa untuk meningkatkan semangat kepedulian terhadap sesama, serta memupuk terus nilai-nilai etika dan moralitas yang kita miliki," kata Lestari dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, kemarin.

Menurutnya perayaan Idul Adha yang diisi dengan kegiatan berkurban bagi yang mampu, merupakan momentum bagi setiap anak bangsa untuk meningkatkan semangat untuk peduli terhadap sesama.

Nilai-nilai kepedulian itu, kata dia, dapat sekaligus memperkuat upaya membangun nilai gotong-royong di antara sesama anak bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.