• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Fotografer Ternama Didisku...

Fotografer Ternama Didiskualifikasi dari Kontes Foto AI karena Menang dengan Karya Asli

Jumat, 14 Jun 2024, 07:25 WIB

Seorang fotografer Eropa ternama, Miles Astray, yang telah mendapat pengakuan internasional di berbagai kontes fotografi, baru-baru ini harus didiskualifikasi dari kompetisi gambar setelah foto aslinya memenangkan kategori gambar Artificial Intelligence (AI).

Astray dengan karya foto burung Flamingo yang nyata, meskipun nyata, menang dalam kategori AI pada ajang "The 1839 Color Photography Awards" yang tidak hanya oleh para juri diberi posisi ketiga tetapi juga memenangkan juara favorit, People's Vote Award.

Ket. Foto: Astray sengaja mengirimkan foto asli ke dalam kompetisi AI untuk menunjukkan bahwa alam masih bisa mengalahkan mesin dan masih ada manfaat dalam karya nyata. — Sumber: Istimewa

"Saya ingin menunjukkan bahwa alam masih bisa mengalahkan mesin dan masih ada manfaat dalam karya nyata dari para kreatif nyata," ujar Astray memberitahu PetaPixel melalui email.

"Setelah melihat gambar yang dihasilkan AI baru-baru ini mengalahkan foto sebenarnya dalam kompetisi, saya mulai berpikir untuk mengubah cerita dan implikasinya dengan mengirimkan foto asli ke dalam kompetisi AI."


Ajang The 1839 Color Photography Awards dinilai oleh para profesional yang bekerja antara lain untuk The New York Times , Getty Images, Phaidon Press, Christie's, dan Maddox Gallery. Tampaknya tidak ada yang tahu bahwa foto Astray itu asli.

Kontes tersebut memiliki banyak kategori dan AI menjadi tidak biasa karena merupakan satu-satunya yang tidak berbasis kamera. Sisanya adalah subgenre fotografi yang lebih familiar seperti "Architecture", "Still Life", dan "Film/Analog."

Dalam email ke PetaPixel , penyelenggara kompetisi mengatakan bahwa meskipun mengapresiasi "pesan kuat" Astray, karyanya telah didiskualifikasi karena mempertimbangkan artis lain.

"Kategori kontes kami ditentukan secara khusus untuk memastikan keadilan dan kejelasan bagi semua peserta," kata seorang juru bicara.

"Setiap kategori memiliki kriteria berbeda yang harus dipenuhi oleh gambar peserta. Pengajuannya tidak memenuhi persyaratan untuk kategori gambar yang dihasilkan AI. Kami memahami hal tersebut, namun kami tidak ingin menghalangi artis lain untuk meraih kemenangan di kategori AI."

"Kami berharap ini akan membawa kesadaran (dan pesan harapan) kepada fotografer lain yang khawatir terhadap AI."

Kontes Fotografi Pemenang AI

Sejak model teks-ke-gambar berkembang pesat beberapa tahun lalu yang menghasilkan gambar AI mengesankan yang belum pernah ada sebelumnya, beberapa kontes fotografi telah terjebak dalam pemberian penghargaan gambar AI untuk fotografi.

Mungkin yang paling terkenal adalah ketika Sony World Photography Awards memberi Boris Eldagsen hadiah dalam kategori Kreatif pada kompetisi Terbuka 2023.

Namun, aksi Astray telah menghasilkan kemenangan langka dalam fotografi melawan mesin.

"Konten yang dihasilkan AI adalah topik besar saat ini, terutama di kalangan kreatif," katanya.

"Ada perdebatan publik yang penting mengenai manfaat dan kelemahan dari teknologi pengubah permainan ini yang ingin saya kontribusikan.

"Saya senang melihat eksperimen ini membenarkan hipotesis saya: tidak ada yang lebih fantastis dan kreatif selain Ibu Pertiwi sendiri."

Astray adalah fotografer pertama yang memenangkan kontes gambar AI. Tahun lalu, PetaPixel melaporkan sebuah gambar asli yang dikeluarkan dari kompetisi fotografi setelah juri salah mencurigai bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh AI.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.